Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 14:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Istana Kepresidenan menyampaikan duka cita mendalam atas korban gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat pagi, 15 Agustus 2026.

"Pertama-tama tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa yang dilaporkan kepada kami ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2026.

Prasetyo mengatakan, gempa berkekuatan 7,7 magnitudo terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Laporan mengenai bencana tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. 


Pemerintah juga bergerak cepat dengan berkoordinasi dengan Menko PMK, Kepala Basarnas, serta Kepala BMKG yang sebelumnya sempat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tsunami.

"Tetapi alhamdulillah peringatan dini tersebut sudah dicabut. Dan memang di beberapa tempat ada kenaikan muka air, tetapi masih tidak terlalu besar," ujarnya.

Selain itu, pemerintah pusat telah berkomunikasi dengan Gubernur NTT untuk mempercepat langkah mitigasi dan penanganan darurat. TNI dan Polri bersama seluruh jajaran terkait diminta bergerak cepat, terutama untuk memastikan kondisi warga di wilayah terdampak.

"Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat tanggap darurat cepat untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian," jelasnya.

Sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi, termasuk reruntuhan di Pelabuhan Maumere dan beberapa bangunan perkantoran. 

Pemerintah meminta pengecekan segera dilakukan guna memastikan tidak ada korban yang masih tertimbun.

"Nah, kami minta untuk segera cek apakah ada korban di reruntuhan-reruntuhan tersebut. Dan kami juga menyiagakan di Halim bilamana sewaktu-waktu diperlukan bantuan dari pemerintah pusat, kami sudah siap siagakan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya