Berita

Tangkapan layar dari media sosial memperlihatkan warga yang panik saat gempa terjadi di NTT, Sabtu 15 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)

Politik

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 13:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI meminta BMKG dan Basarnas mengonsolidasikan personel serta peralatan SAR untuk mempercepat penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syaiful Huda mengatakan, peralatan dan personel SAR dari provinsi terdekat perlu dimobilisasi apabila kebutuhan di NTT belum mencukupi, terutama di wilayah yang menjadi pusat gempa.

“Untuk temen-temen BMKG kita berharap dalam masa tanggap darurat ini mengkonsolidasikan personel, alat-alat SAR yang sekiranya tidak ada di NTT mungkin bisa dimobilisasi dari provinsi terdekat, yang intinya kita ingin dalam situasi kedaruratan apapun semua alat SAR bisa dalam posisi siap siaga di NTT, terutama di deket-deket pusat gempa di kabupaten kota terdampak gempa itu,” kata Huda kepada RMOL sesaat lalu, Sabtu, 15 Agustus 2026.


Selain itu, Huda juga meminta proses evakuasi masyarakat dilakukan dengan pendampingan yang memadai agar warga terdampak gempa tidak panik maupun kebingungan.

“Yang kedua, kita berharap evakuasi baik dalam rangka menghindari titik pusat gempa, evakuasi masyarakat untuk ke daerah-daerah yang aman, saya kira perlu didampingi betul masyarakat supaya tidak ada ketakutan dan kebingungan,” ujarnya.

Huda yang juga Legislator PKB ini pun meminta tim SAR segera melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang kemungkinan masih tertimbun di rumah maupun fasilitas publik.

“Untuk evakuasi masyarakat yang meninggal terutama yang dimungkinkan masih tertimbun di berbagai tempat baik rumah, fasilitas publik, kita berharap tim SAR sudah langsung ngambil langkah cepat untuk mengevakuasi supaya beberapa korban yang tertimbun dan seterusnya bisa secepatnya untuk diselamatkan,” katanya.

Dia menegaskan, seluruh pemangku kepentingan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota harus bersiaga dalam penanganan masa tanggap darurat di bawah koordinasi Basarnas.

“Tentu kita berharap semua stakeholder terkait di level provinsi dan kabupaten kota di bawah komando temen-temen Basarnas bisa siap siaga,” demikian Huda.  

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya