Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Rosan Akui Under-Invoicing Ekspor Masih Terjadi

Sistem Pengawasan Hanya Cakup 60 Persen
SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 04:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pengawasan terhadap aktivitas ekspor komoditas akan diperluas pemerintah melalui Danantara ke seluruh pelabuhan di Indonesia untuk menekan praktik under-invoicing, transfer pricing, serta pelaporan data perdagangan yang tidak benar.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan pengawasan tersebut menjadi fokus pemerintah menyusul masih ditemukannya praktik under-invoicing dalam kegiatan ekspor.

“Kita ini fokusnya bagaimana yang tadi saya sampaikan objektifnya agar under-invoicing sama apa transfer pricing ini dan data yang tidak benar ini kita ini. Dan kalau kita lihat aja sekarang memang ya itu ada under-invoicing itu. Under-invoicing itu bener-bener memang sangat ada,” kata Rosan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. 


Menurutnya, pemerintah juga akan memperbaiki sistem survei dan pengawasan untuk memastikan data ekspor yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Rosan menjelaskan, pengawasan saat ini dilakukan melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sistem tersebut telah berjalan untuk mendeteksi aktivitas ekspor, meski cakupannya belum sepenuhnya mencapai seluruh pelabuhan.

“Nggak, kita sekarang udah kerja sama dengan Bea Cukai dengan ini semua kita udah langsung berjalan mendeteksi di mungkin sekarang baru terus terang mungkin sekarang baru 60 persen,” ujarnya.

Meski baru mencakup sekitar 60 persen, sistem tersebut menurut Rosan telah mampu menangkap data terkait volume dan aktivitas ekspor.

“Karena ini kan ya dengan sistem segala macam memang takes time dan tapi dari itu saja kita sudah bisa meng-capture ininya apa angka-angka volume dan yang lain-lainnya,” jelasnya.

Ke depan, pengawasan akan mencakup seluruh pelabuhan, meski pemerintah tetap akan memberikan perhatian lebih pada pelabuhan yang menjadi pusat aktivitas ekspor komoditas tertentu.

Ia mencontohkan ekspor CPO yang banyak dilakukan dari wilayah Sumatera, terutama melalui lima pelabuhan besar. Namun, cakupan pengawasan tidak akan dibatasi pada pelabuhan-pelabuhan tersebut.

“Iya sebetulnya walaupun sebetulnya misalnya contohnya mereka banyak terkonsentrasi misalnya di beberapa pelabuhan gitu ya. Tapi ya tentu kita akan mencakup ke semua pelabuhan yang ada,” pungkas Rosan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya