Berita

Ketua DPD Sultan B Najamudin (kedua dari kiri). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 00:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPD mengapresiasi tindak lanjut pemerintah terhadap RUU Daerah Kepulauan yang kini telah masuk tahap pembahasan.

Ketua DPD Sultan B. Najamudin mengungkapkan, regulasi tersebut penting untuk memastikan masyarakat di daerah kepulauan mendapatkan perlakuan yang adil, khususnya dalam alokasi anggaran dan pembangunan infrastruktur.

"RUU Daerah Kepulauan ini penting betul. Ada puluhan juta masyarakat daerah kepulauan yang memang kalau belum ada payung hukumnya sekelas atau selevel undang-undang, perlakuan terhadap daerah kepulauan itu akhirnya menjadi tidak sama, tidak adil dengan daerah-daerah yang lain," kata Sultan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.


Ia menjelaskan, kondisi infrastruktur di daerah kepulauan masih belum setara dengan daerah nonkepulauan. Karena itu, diperlukan payung hukum yang dapat memastikan kebijakan anggaran dan pembangunan lebih berpihak pada kebutuhan daerah kepulauan.

"Karena memang infrastruktur di daerah kepulauan kan belum sama dengan infrastruktur di daerah-daerah yang non kepulauan," ujarnya.

Sultan juga mengapresiasi pemerintah yang dinilai cepat menindaklanjuti RUU tersebut. Bahkan, Presiden menyampaikan harapan agar pembahasannya dapat segera diselesaikan.

"Surpres (Surat Presiden)-nya beberapa bulan yang lalu sudah turun dan sekarang sudah dibahas, sekarang sudah dibahas, bahkan di luar dugaan kami tadi Pak Presiden menyampaikan akan selesai,” katanya.

Menurut Sultan, penyelesaian RUU Daerah Kepulauan akan menjadi kabar baik bagi puluhan juta masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

"Itu buat kami sesuatu yang luar biasa, kenapa? Karena itu kado untuk masyarakat daerah kepulauan yang jumlahnya puluhan juta," tegasnya.

Sultan menambahkan, RUU tersebut merupakan usulan atau inisiatif murni dari DPD RI.

"Dan itu RUU usulan atau inisiatif DPD murni,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya