Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat pidato sidang tahunan MPR/DPR/DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: TV Parlemen)

Politik

DPR Curhat Sering Diserang Hoax

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Maraknya disinformasi dan berita bohong (hoax) yang menyerang DPR RI di ruang digital turut disinggung Ketua DPR Puan Maharani. Hal itu ia sampaikan dalam pidato pembukaan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Momen tersebut disampaikan Puan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang hadir untuk menyampaikan pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukung lainnya.

Puan mengakui pesatnya perkembangan ruang digital memang memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi, menyampaikan aspirasi, hingga melemparkan kritik. Namun, derasnya arus informasi tersebut juga melahirkan ancaman baru berupa narasi provokatif.


“Derasnya arus informasi membawa tantangan tersendiri berupa disinformasi, hoaks, serta konten yang dimanipulasi atau dilepaskan dari konteksnya. Ini dapat memperuncing polarisasi dan mengaburkan batas antara kritik membangun dengan provokasi yang memecah belah,” tegas Puan.

Politisi PDI Perjuangan ini secara khusus membeberkan berbagai bentuk hoaks yang kerap menyasar kelembagaan DPR RI. Mulai dari kutipan pernyataan palsu hingga pemanfaatan rekaman video lama (old footage) yang dipelintir dengan narasi baru.

"Dalam konteks DPR, ditemukan berbagai informasi tidak benar. Seperti kutipan palsu mengatasnamakan pimpinan atau anggota DPR, informasi keliru mengenai sikap DPR terhadap pembahasan RUU, serta penggunaan video lama dengan narasi baru yang tidak sesuai konteks," bebernya.

Kendati demikian, Puan menegaskan bahwa kritik dan pengawasan masyarakat tetap menjadi pilar vital dalam menjaga iklim demokrasi. Untuk itu, ia mewanti-wanti agar DPR dan rakyat tidak pernah ditempatkan sebagai dua kubu yang saling berhadapan.

“Kritik dan aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dihormati. Pada saat yang sama, informasi keliru perlu diluruskan secara cepat, terbuka, dan berdasarkan fakta,” ujar Puan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, insan media, hingga pengelola platform digital untuk bersama-sama menjaga kebersihan ruang publik digital. Di sisi lain, DPR juga berkomitmen terus membenahi transparansi dan kinerja kelembagaan.

Di akhir pidatonya, Puan menekankan bahwa perbedaan pilihan maupun pandangan politik merupakan hal yang lumrah. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai merusak fondasi persatuan bangsa.

“Perbedaan politik itu wajar dalam demokrasi. Kita boleh berbeda pandangan mengenai cara membangun negara. Namun, kita harus bersatu dalam tujuan: melindungi rakyat, memperkuat kedaulatan, memajukan kesejahteraan, dan mewujudkan keadilan sosial,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya