Berita

Ilustrasi Calon Dewan Gubernur Bank Indonesia (Sumber: Instagram Bank Indonesia)

Bisnis

4 Nama Calon Dewan Gubernur BI yang Diusulkan Prabowo, Ini Profilnya

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 19:12 WIB | OLEH: TIFANI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan empat nama untuk mengisi sejumlah posisi di jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan tersebut mencakup calon Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior BI, serta Deputi Gubernur BI.

Surat Presiden (Surpres) terkait pengisian jabatan Dewan Gubernur BI tersebut akan diproses setelah pembukaan masa sidang DPR yang dimulai pada Jumat (14/8/2026). Empat nama yang diusulkan Prabowo yakni Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI, Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI, serta Solihin M. Juhro dan M. Anwar Bashori sebagai calon Deputi Gubernur BI.

Berikut profil empat nama yang diusulkan Prabowo untuk mengisi jajaran Dewan Gubernur BI.


1. Destry Damayanti

Destry Damayanti diusulkan sebagai calon tunggal Gubernur BI. Ia saat ini masih menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.

Dikutip dari laman BI, Destry merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia. Ia kemudian memperoleh gelar Master of Science dari Field of Regional Science, Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Destry mengawali kariernya sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003. Ia kemudian sempat mengajar sekaligus menjadi peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Karier Destry berlanjut sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada periode 2014-2015, ia juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Selanjutnya, Destry menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019. Destry kemudian bergabung dalam jajaran Dewan Gubernur BI dan menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029.

2. Aida S. Budiman

Aida S. Budiman diusulkan untuk menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI. Saat ini, Aida masih menjabat sebagai Deputi Gubernur BI dengan masa jabatan hingga 2027.

Aida merupakan lulusan S1 Sosial-Ekonomi Pertanian Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke University of Southern California dan memperoleh gelar Master di bidang Economics pada 1996.

Pendidikan Aida berlanjut di Claremont Graduate University. Ia meraih gelar PhD di bidang Ekonomi pada 2001.

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Aida dipercaya sebagai Asisten Gubernur pada periode 2020-2022. Dalam posisi tersebut, ia membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia, serta sinergi dengan bauran kebijakan nasional.

3. Solihin M. Juhro

Solihin M. Juhro menjadi salah satu nama yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur BI. Solihin menempuh pendidikan di Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair sejak 1986.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di University of Michigan dengan konsentrasi Economics dan lulus pada 1998. Solihin juga meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia pada bidang Economics Monetary pada 2005.

Sebelum berkarier di BI, Solihin sempat menjadi staf pengajar di FEB Universitas Surabaya (Ubaya) selama sekitar satu tahun. Kariernya di Bank Indonesia dimulai pada 20 September 1994. 

Saat ini, Solihin menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI sejak 16 Juni 2023.

4. M. Anwar Bashori

M. Anwar Bashori juga diusulkan Prabowo sebagai calon Deputi Gubernur BI. Pria asal Klaten, Jawa Tengah, ini memulai pendidikan sarjananya di bidang Manajemen Universitas Jenderal Soedirman dan lulus pada 1989.

Anwar kemudian melanjutkan pendidikan ke University of Glasgow dan memperoleh gelar Master di bidang Development Economics pada 1999. Karier Anwar di Bank Indonesia telah dimulai sejak 1994. 

Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercaya sebagai Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah pada 2016-2022. Selanjutnya, Anwar menjabat sebagai Kepala Departemen Sumber Daya Manusia pada 2022-2024. 

Saat ini, ia menduduki posisi sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Uang sejak 2025.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya