Berita

(Foto: Dok. PLN)

Bisnis

Cerita Perubahan Daerah, Program PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 09:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Air laut di pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, kembali menjadi harapan bagi warganya. 

Di sela aktivitas para nelayan yang mulai menyiapkan perangkap kepiting, tersimpan cerita tentang perubahan yang tumbuh perlahan. 

Jika dulu hasil tangkapan hanya dijual apa adanya dengan harga yang pas-pasan, kini kepiting-kepiting itu terlebih dahulu dibudidayakan dan digemukkan sebelum dipasarkan. Nilainya meningkat, penghasilan menjadi lebih pasti, sementara ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan mereka ikut dijaga agar tetap lestari.


Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh Irhamsyah, Ketua Kelompok Nelayan "Seloka Crabs". Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi hanya bergantung pada hasil tangkapan harian, tetapi mulai mengelola sumber daya laut dengan cara yang lebih berkelanjutan. 

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya PLN, masyarakat mendapatkan pendampingan budidaya dan penggemukan kepiting soka, pemanfaatan fly ash and bottom ash (FABA) sebagai bahan terumbu karang buatan dan rumah ikan (bioreef block), edukasi lingkungan, penanaman pohon, hingga dukungan sarana produksi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti," ujar Irhamsyah dikutip Jumat 14 Agustus 2026.

Bagi Irhamsyah, perubahan terbesar bukan hanya terlihat dari meningkatnya pendapatan kelompok nelayan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga laut dan kawasan pesisir sebagai sumber kehidupan juga semakin tumbuh.

"Kalau laut tetap terjaga, kami yakin penghidupan masyarakat juga akan terus berlanjut. Sekarang kami tidak hanya memikirkan hasil hari ini, tetapi juga bagaimana sumber daya laut tetap ada untuk anak cucu kami nanti," ujarnya.

Cerita perubahan serupa juga hadir di Semarang, Jawa Tengah. Bagi banyak lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan masyarakat dari keluarga kurang mampu, memperoleh pekerjaan sering kali bukan perkara mudah. Keterampilan yang dimiliki belum selalu sesuai dengan kebutuhan industri, sementara kesempatan kerja semakin kompetitif.

Melalui Program Pelatihan Sumber Daya Manusia Industri Tekstil dan Alas Kaki dari PLN, ratusan peserta memperoleh pelatihan berbasis kebutuhan industri sekaligus kesempatan untuk langsung disalurkan bekerja di sejumlah perusahaan tekstil dan alas kaki berskala besar di Jawa Tengah.

"Program ini memberi saya kesempatan untuk membuktikan bahwa kami juga mampu bersaing jika diberikan akses belajar dan kesempatan. Setelah mengikuti pelatihan, saya lebih optimistis menatap masa depan karena kini memiliki pekerjaan dan penghasilan untuk membantu keluarga," ucap Nawang Dwi Prasasti, salah seorang peserta program.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut mengapresiasi kolaborasi dan langkah PLN yang mampu memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

"Program ini tidak hanya sekadar memberikan bekal keterampilan, tetapi juga memberikan kepastian penyaluran kerja. Ini sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Tengah," ujarnya.

Dua kisah tersebut menjadi bagian dari berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PLN melalui program TJSL. 

Sepanjang semester I tahun 2026, sebanyak 696 program telah direalisasikan dengan menjangkau 301.779 penerima manfaat di berbagai daerah melalui kegiatan yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa program TJSL dirancang bukan sekadar menjalankan kegiatan sosial, melainkan menghadirkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV).

"Setiap program kami rancang agar mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian ekonomi, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Darmawan.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman menjelaskan, PLN memprioritaskan 3 sektor program, yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMK dalam pelaksanaan TJSL. Sepanjang semester I tahun 2026, PLN telah melaksanakan 215 program di bidang pendidikan yang menjangkau 41.517 penerima manfaat.

Di sektor lingkungan, 245 program juga telah dijalankan untuk mendukung perlindungan ekosistem, penghijauan, serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi. 

Sementara di sektor pengembangan UMK, sebanyak 214 program melibatkan 4.316 pelaku usaha, menciptakan 9.148 lapangan kerja, dan memberikan manfaat kepada 46.520 masyarakat melalui pengembangan Rumah BUMN, electrifying agriculture, electrifying marine, serta pendampingan usaha agar mampu naik kelas.

"Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program bukan hanya terlihat dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk berkembang, lingkungan yang semakin terjaga, serta lahirnya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," pungkas Nurlely.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya