Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 08:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Nokia kembali menguat signifikan di Bursa Helsinki. Pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, saham perusahaan jaringan telekomunikasi asal Finlandia tersebut ditutup di 9,31 Euro, naik 0,30 Euro atau 3,31 persen dari posisi sebelumnya 9,01 Euro.

Saham Nokia sempat menyentuh level tertinggi 9,48 Euro dan terendah 8,88 Euro. Penguatan ini melanjutkan lonjakan 9,27 persen pada perdagangan sehari sebelumnya, ketika saham ditutup di 9,01 Euro dari 8,22 Euro.

Kinerja saham Nokia mendapat dorongan dari prospek bisnis infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan. Pada kuartal II 2026, laba per saham (EPS) mencapai 0,07 Euro, naik dari 0,04 Euro pada periode yang sama tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi 0,05 Euro.


Pendapatan Nokia juga meningkat menjadi 4,815 miliar Euro, naik 8 persen secara tahunan. Laba operasi comparable tumbuh 18 persen menjadi 434 juta Euro. Nokia kemudian menaikkan target laba operasi comparable 2026 menjadi 2,1 miliar-2,6 miliar Euro dari proyeksi sebelumnya 2 miliar-2,5 miliar Euro.

Perhatian investor terutama tertuju pada bisnis AI dan cloud. Nokia mengantongi pesanan senilai sekitar 2,8 miliar Euro di segmen tersebut, sementara penjualannya meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian pesanan jaringan jangka panjang itu diperkirakan mulai berkontribusi terhadap pendapatan dalam 12 bulan ke depan.

Nokia juga mengembangkan teknologi AI-RAN bersama Nvidia untuk mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam jaringan radio. Strategi ini dinilai membuka peluang bagi Nokia memperluas bisnis perangkat lunak dan jaringan dengan margin yang lebih tinggi.

Optimisme pasar turut diperkuat oleh sejumlah analis yang menaikkan target harga dan rekomendasi saham Nokia, termasuk Bank of America dan SEB Equities.

Meski demikian, Nokia masih menghadapi risiko pasokan, terutama kelangkaan chip memori yang berpotensi menghambat pemenuhan pesanan AI dan cloud. Bisnis telekomunikasi tradisional juga masih menghadapi tekanan akibat belanja modal operator seluler yang belum sepenuhnya pulih.

Dengan demikian, perhatian investor selanjutnya akan tertuju pada kemampuan Nokia mengubah besarnya pesanan AI dan cloud menjadi pertumbuhan pendapatan serta laba yang berkelanjutan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya