Berita

Anggota Komisi VIII DPR Iqbal Romzi. (Foto: Istimewa)

Politik

Newport Harusnya Belajar dari Kasus Holywings

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 05:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota Komisi VIII DPR Iqbal Romzi mengecam keras dugaan penggunaan ayat Al-Qur'an saat mempromosikan minuman beralkohol merek Newport  dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara. 

Iqbal menilai tindakan mengeksploitasi ayat suci untuk kepentingan pemasaran minuman keras merupakan hal yang tidak pantas dan berpotensi memicu gejolak serta melukai sensitivitas keagamaan masyarakat Indonesia.

Iqbal mengingatkan bahwa dunia usaha di Indonesia sudah sepatutnya mengambil pelajaran berharga dari kasus promosi minuman beralkohol yang pernah menjerat Holywings pada tahun 2022 lalu. 


Saat itu, strategi pemasaran yang memanfaatkan nama "Muhammad" dan "Maria" memicu gelombang protes besar di tengah publik hingga berujung pada proses hukum dan penetapan enam karyawan sebagai tersangka.

?“Kita tentu tidak ingin kasus Holywings terulang kembali. Sudah seharusnya pelaku usaha belajar bahwa ada batas-batas sensitivitas agama yang harus dihormati dalam komunikasi pemasaran,” ujar Iqbal dikutip dari laman resmi DPR, Jumat 14 Agustus 2026.

Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa kreativitas dalam strategi pemasaran tidak boleh menabrak norma sosial dan norma agama. 

Menurutnya, pelaku usaha wajib memiliki tanggung jawab moral serta kepekaan sosial terhadap nilai-nilai keagamaan yang hidup dan dihormati di tengah masyarakat.

?“Ayat Al-Qur'an adalah bagian dari ajaran dan keyakinan umat Islam, bukan alat untuk menarik konsumen dalam promosi minuman keras,” kata Iqbal.

Iqbal mengibaratkan isu sensitivitas keagamaan seperti kondisi yang rentan terbakar jika tidak disikapi secara bijak. 

“Jangan bermain api di musim kemarau. Kalau terjadi kebakaran meluas, sangat sulit untuk dipadamkan," pungkas Iqbal.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya