Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Pemerintah Perlu Segera Pulihkan Kepercayaan Dunia Usaha

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah dinilai perlu segera memperkuat kepastian kebijakan ekonomi untuk memulihkan kepercayaan dunia usaha dan mendorong pertumbuhan yang mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas Prof. Syafruddin Karimi menjelang pembacaan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

Menurut Syafruddin, persoalan mendesak yang perlu menjadi perhatian pemerintah bukan hanya capaian pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kepercayaan pelaku usaha terhadap arah kebijakan pemerintah.


“Dunia usaha membutuhkan aturan yang konsisten, perizinan yang cepat, kepastian biaya, akses pembiayaan, dan permintaan domestik yang kuat,” kata Syafruddin kepada RMOL, Kamis 13 Agustus 2026.

Ia menilai perubahan prioritas kebijakan yang kerap dilakukan pemerintah hingga pelaksanaan program besar tanpa persiapan matang dapat membuat pelaku usaha menahan laju ekspansi dan investasinya.

“Ketika pemerintah sering mengubah prioritas, memusatkan keputusan, atau menjalankan program besar tanpa persiapan memadai, pelaku usaha menunda investasi dan pekerja menanggung risikonya,” kata Syafruddin.

Untuk itu, Syafruddin mendorong pemerintah membangun pusat koordinasi kebijakan ekonomi yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), hingga membuka hasil evaluasi program kepada publik dan menjelaskan konsekuensi fiskal dari setiap kebijakan baru.

“Pemerintah perlu segera membangun pusat koordinasi kebijakan ekonomi yang tunduk pada RPJMN, membuka hasil evaluasi program kepada publik, serta menjelaskan konsekuensi fiskal setiap kebijakan baru,” kata Syafruddin.

Lebih lanjut, ia menilai stabilitas politik juga tidak dapat dilepaskan dari kualitas institusi.  yang sehat menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan investor dan masyarakat.

“Stabilitas politik juga memerlukan penegakan hukum, meritokrasi, dan ruang kritik yang sehat karena investor serta masyarakat menilai kualitas institusi bersama indikator makroekonomi,” kata Syafruddin.

Untuk jangka pendek, Syafruddin menyebut pemerintah perlu memprioritaskan pengamanan pangan, pencegahan PHK, penyelesaian hambatan produksi, serta percepatan investasi di sektor padat karya.

“Respons tercepat harus mencakup pengamanan pangan, pencegahan PHK, penyelesaian hambatan produksi, dan percepatan investasi padat karya,” kata Syafruddin.

Menurutnya, kepercayaan publik dan dunia usaha akan lebih mudah terjaga apabila setiap keputusan ekonomi didasarkan pada target yang jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah akan menjaga kepercayaan publik jika keputusan ekonomi berangkat dari bukti, memiliki sasaran terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandas Syafruddin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya