Berita

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i. (Foto: Istimewa)

Politik

Wamenag Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

JUMAT, 14 AGUSTUS 2026 | 00:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seluruh lapisan masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi menyikapi kasus tantangan membaca atau menghafal Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras alias miras yang terjadi dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara,

Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafi'i meminta masyarakat sepenuhnya mempercayakan penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum.

"Kepada masyarakat, mari tetap tenang serta percayakan prosesnya kepada hukum," ujar Syafi'i, dikutip dari MUI Digital, Jumat 14 Agustus 2026.


Meski meminta publik tetap menjaga kondusivitas suasana, Wamenag menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus berjalan transparan, profesional, dan berkeadilan. 

Sikap tenang masyarakat tidak boleh dimaknai sebagai pembiaran, melainkan bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang dan akan berjalan.

Wamenag menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh diselesaikan hanya sebatas permohonan maaf dari pihak penyelenggara atau dibiarkan mereda begitu saja tanpa adanya konsekuensi hukum yang jelas. 

Syafi'i mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, mulai dari perancang konsep, pemberi izin, hingga eksekutor di lapangan.

"Harus ada pedoman hukum dan standar yang tegas mengenai penggunaan simbol, nama, ayat, kitab suci, maupun atribut keagamaan dalam kegiatan promosi dan komersial," kata Wamenag.

Wamenag juga mengingatkan kembali memori publik pada kasus serupa yang melibatkan promosi miras Holywings pada tahun 2022. 

Waktu itu promosi yang membawa nama "Muhammad" dan "Maria" diproses secara hukum hingga tuntas. 

"Peristiwa tersebut berujung pada proses hukum dan menjadi pelajaran bahwa kebebasan berekspresi memiliki batas ketika memasuki wilayah penghormatan terhadap agama dan keyakinan masyarakat," pungkas Wamenag.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya