Berita

Presiden Prabowo Subianto di Munas PKS (Foto: Sekretariat Presiden)

Bisnis

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 22:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah perlu melakukan realokasi anggaran secara terukur untuk menjaga keseimbangan antara dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi serta disiplin fiskal.

Hal tersebut disampaikan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas Prof. Syafruddin Karimi, menjelang pembacaan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

"Pemerintah perlu melakukan realokasi terbatas dan terukur, bukan memilih secara mutlak antara stimulus pertumbuhan dan disiplin fiskal," kata Syafruddin kepada RMOL di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.


Menurutnya, belanja yang manfaatnya rendah, kurang mendesak, atau belum siap dilaksanakan perlu dialihkan ke program yang memberikan manfaat langsung terhadap masyarakat dan perekonomian.

"Belanja yang rendah manfaat, kurang mendesak, atau belum siap dilaksanakan harus dialihkan menuju bantuan pangan terarah, program padat karya, perlindungan pekerja, infrastruktur dasar, dan dukungan produktivitas UMKM,” jelasnya.

Di sisi lain, dia mengingatkan pemerintah untuk tetap menjaga pelebaran defisit APBN. Pasalnya, proyeksi defisit 2026 telah meningkat dari target awal 2,68 persen menjadi 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Ruang terhadap batas tiga persen semakin sempit, sehingga ekspansi belanja tanpa evaluasi dapat menaikkan kebutuhan utang dan biaya bunga," tegasnya.

Lebih lanjut, Syafruddin menilai peningkatan penerimaan negara tetap diperlukan. Namun, upaya tersebut perlu lebih diarahkan pada peningkatan kepatuhan, hingga memperbaiki  administrasi perpajakan.

"Pemerintah sebaiknya mengejar kepatuhan, memperbaiki administrasi, menutup penghindaran pajak, dan mengoptimalkan penerimaan sumber daya alam sebelum menaikkan beban kelompok berpendapatan rendah," kata dia.

Lebih lanjut, Syafruddin menyebut capaian penerimaan negara hingga Juni 2026 telah mencapai Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4 persen. 

Menurutnya, capaian tersebut semestinya menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki komposisi belanja, bukan memperluas seluruh program.

“Pendapatan negara sampai Juni mencapai Rp1.459,4 triliun dan tumbuh 21,4 persen. Capaian ini memberi ruang untuk memperbaiki komposisi belanja, bukan alasan untuk memperluas semua program,” tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya