Berita

Penggerebekan bandar narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara pada Kamis, 13 Agustus 2026. (Foto: Dokumentasi BNN)

Presisi

Penangkapan "Bos Gendut" Pecah Keheningan Pagi di Kampung Bahari

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 18:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan hasil penggerebekan di Kampung Bahari, Jakarta Utara pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Pertama, petugas mengamankan bandar inisial MR alias "Bos Gendut" yang menjadi salah satu pengendali narkoba.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan menjelaskan bila MR diamankan pada malam hari sebelumnya.


“Buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau Bos Gendut yang bercokol di Kampung Bahari,” kata Roy.

Setelah Roy, yang kedua polisi melakukan pengembangan dan menyita kepemilikan sabu 98 kilogram sabu, senjata api, beberapa emas batangan, serta beberapa barang bukti lain non-narkotika. Bahkan, sampai uang tunai Rp1,2 miliar dan aset lebih sebesar Rp39,9 miliar.

“Dari hasil pengembangan terhadap yang bersangkutan, terhadap Bos Gendut atau MR tersebut. Mita sudah bisa mengembangkan TPPU-nya yang sudah berhasil kita sita. Artinya, perkara tersebut kita proses tidak semata-mata terhadap perkara pokoknya 92 kilogram. Tetapi kita berhasil memproses tindak pidana pencucian uang yang berhasil kita proses, dan saat ini sedang berproses,” jelas Roy.

Tentunya, dalam membongkar praktik gelap peredaran narkoba, polisi mendapatkan perlawanan serius dari massa yang diduga loyalis Bos Gendut.

Saat hendak masuk ke wilayah Kampung Bahari, petugas dilempari batu hingga mercon, serta petasan. Namun, hal ini tidak membuat para petugas goyah, sehingga akhirnya bisa memukul mundur massa dengan menembakkan gas air mata.

"Ada perlawanan dari mereka. Anggota ditembaki mercon kemudian kita hadang dan antisipasi, kita pukul mundur mereka," pungkas Roy.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya