Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Energi dan Pertahanan Jadi Perhatian

KAMIS, 13 AGUSTUS 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa berakhir melemah pada perdagangan Rabu 12 Agustus 2026 waktu setempat, setelah investor mencermati kinerja perusahaan serta perkembangan konflik di Timur Tengah. 

Data inflasi Amerika Serikat (AS) yang sesuai ekspektasi turut meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada bulan depan.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun 0,16 persen atau 1,03 poin ke level 659,48. 


Pelemahan juga terjadi di sejumlah bursa utama Eropa. Indeks DAX Jerman turun 0,23 persen atau 60,35 poin menjadi 26.331,07. FTSE 100 Inggris terkoreksi 0,10 persen atau 11,04 poin ke 10.833,15, sedangkan CAC Prancis melemah 0,46 persen atau 40 poin menjadi 8.674,94.

STOXX 600 sebelumnya mencatat penguatan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, ditopang kinerja keuangan perusahaan yang solid. Berdasarkan estimasi LSEG, laba perusahaan pada kuartal II-2026 diperkirakan tumbuh 22 persen secara tahunan.

Namun, hampir separuh pertumbuhan laba tersebut berasal dari sektor energi. Kondisi ini membuat investor tetap mencermati dampak harga minyak yang masih tinggi terhadap inflasi Eropa, terutama karena kawasan tersebut sangat bergantung pada energi.

Kekhawatiran juga meningkat karena belum ada perkembangan berarti dalam pembicaraan antara AS dan Iran yang ditujukan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

"Semakin lama harga energi bertahan pada level tinggi, pekerja dapat mulai menuntut kenaikan upah untuk mengimbangi inflasi. Hal itu akan menekan margin perusahaan-perusahaan Eropa secara luas," kata Martin Frandsen, Manajer Portofolio Principal Asset Management.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan belum terdapat kemajuan dalam upaya menghidupkan kembali kesepakatan damai sementara dengan AS.

Di tengah kondisi tersebut, harga minyak mentah Brent turun tipis 0,1 persen. Investor mempertimbangkan pernyataan Iran tersebut bersama proyeksi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang memperkirakan permintaan minyak lebih rendah.

Dari AS, data menunjukkan harga konsumen naik sesuai ekspektasi sepanjang Juli. Data tersebut memperkuat perkiraan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan depan.

Di pasar saham Eropa, sektor kesehatan menjadi salah satu pemberat utama dengan penurunan 1,2 persen. Pelemahan terutama dipicu saham EssilorLuxottica yang anjlok 4,3 persen setelah kelompok advokasi di Jerman mengajukan pengaduan pidana terkait kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Meta dan unit EssilorLuxottica. Mereka menuding produk tersebut melanggar aturan privasi.

Sektor barang pribadi dan rumah tangga juga turun 1,9 persen. Sebaliknya, sektor kedirgantaraan dan pertahanan memimpin penguatan dengan kenaikan 1,1 persen karena investor memburu saham perusahaan yang dinilai berpotensi diuntungkan dari meningkatnya risiko geopolitik.

Sektor barang mewah menjadi yang berkinerja paling buruk dengan penurunan 2,9 persen.

Pada perdagangan saham individual, Nokia melonjak 9,6 persen setelah Lumentum, produsen komponen optik asal AS, memberikan proyeksi kinerja yang lebih baik dari perkiraan.

Sejumlah laporan kinerja perusahaan juga menjadi perhatian investor. Saham Bilfinger turun 5,4 persen setelah perusahaan jasa industri asal Jerman tersebut memangkas proyeksi margin untuk tahun penuh. Sebaliknya, saham produsen turbin angin Denmark, Vestas, melonjak 19,7 persen setelah perusahaan menaikkan proyeksi margin laba tahunannya.

Sementara itu, Kingspan naik 7,6 persen setelah perusahaan bahan bangunan asal Irlandia tersebut mengumumkan rencana akuisisi produsen sistem manajemen daya BMC Manufacturing pada Selasa. Nilai pembayaran awal transaksi itu sekitar 980,90 juta Dolar AS berdasarkan kesepakatan tanpa utang dan kas.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya