Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Momentum Hari UMKM Nasional

BRI Peduli Dorong Penguatan UMKM Lewat Pendampingan Berkelanjutan

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. 

Dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Agustus, BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mendukung pelaku UMKM di berbagai wilayah di Indonesia melalui peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, perluasan akses pasar, serta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana usaha.

Dukungan tersebut salah satunya diberikan bagi pelaku UMKM di Desa Brilian. Salah satu daerah dengan ekosistem UMKM yang berkembang seiring potensi ekonomi lokal adalah Desa Brilian Hargobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 


Berada di kawasan dengan potensi wisata, UMKM di Desa Brilian Hargobinangun bergerak di berbagai sektor, mulai dari kuliner khas hingga jasa wisata. Keberadaannya turut mendukung aktivitas pariwisata sekaligus memperkuat potensi ekonomi desa.

Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito mengatakan, keberadaan UMKM memiliki peran dalam memperkuat potensi wisata yang dimiliki desa. Menurutnya, berkembangnya UMKM lokal turut memberikan nilai tambah bagi Hargobinangun sebagai salah satu destinasi wisata di wilayah Sleman.

Sejalan dengan potensi tersebut, BRI Peduli memberikan dukungan sesuai kebutuhan pelaku usaha berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan usaha serta bantuan lapak usaha untuk mendukung aktivitas penjualan UMKM.

"Desa kami memiliki banyak potensi. Salah satu potensi andalan adalah potensi wisata yang didukung oleh UMKM lokal, mulai dari jasa wisata hingga kuliner khas. Jadi, UMKM tidak hanya menjadi sumber penghasilan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi wisata," ujar Amin dikutip Rabu 12 Agustus 2026.

Dukungan tersebut juga dilengkapi pendampingan langsung melalui Mantri BRI, petugas pemasaran sekaligus pembina kredit mikro yang melayani dan mendampingi pelaku usaha. Pendampingan dilakukan melalui pembinaan, edukasi keuangan, hingga pemantauan perkembangan usaha nasabah.

Manfaat dukungan tersebut salah satunya dirasakan langsung oleh Darmiyati, pelaku usaha Jadah Tempe Mbok Tenggok, yang mendapatkan pendampingan serta fasilitas penunjang usaha. 

Bantuan lapak usaha dari BRI Peduli memberikan tempat berjualan yang lebih layak dan nyaman, sehingga Darmiyati dapat menjalankan aktivitas usahanya dengan lebih optimal.

Keberadaan lapak tersebut juga membantu Darmiyati menata produk dan melayani pelanggan dengan lebih baik. Selain mendukung keberlangsungan usaha, fasilitas ini menjadi dorongan bagi Darmiyati untuk terus mengembangkan usahanya sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi lingkungan di desanya.

"Terima kasih dari BRI Peduli yang sudah memberikan pendampingan serta fasilitas untuk kami pelaku usaha di daerah kami," ujar Darmiyati.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa dukungan terhadap pelaku UMKM merupakan bagian dari komitmen BRI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. 

Kata dia, melalui berbagai program dan inisiatif ini, BRI terus berupaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, perluasan akses pasar, serta dukungan sarana dan prasarana usaha.

"Momentum Hari UMKM Nasional menjadi pengingat akan pentingnya peran UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Karena itu, BRI terus memperkuat dukungan kepada pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia, termasuk melalui pengembangan Desa Brilian," kata Dhanny.

"Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya, sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal agar semakin berkembang," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya