Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Hal ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah, seiring masih rapuhnya prospek kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga minyak mentah Brent berjangka naik 72 sen atau 0,81 persen menjadi 89,63 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 71 sen atau 0,85 persen menjadi 83,91 Dolar AS per barel.

Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan sebelumnya. Brent dan WTI masing-masing ditutup naik lebih dari 1 Dolar AS pada Selasa dan berada di level penutupan tertinggi sejak 31 Juli.


Sentimen pasar minyak masih dibayangi ketidakpastian terkait kondisi di Timur Tengah. Serangan terhadap kapal di Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb kembali meningkatkan kekhawatiran bahwa gangguan distribusi minyak dapat berlangsung lebih lama.

Kekhawatiran tersebut semakin besar setelah pejabat keamanan tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup selama AS belum menerima sejumlah persyaratan Iran untuk mengakhiri perang.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan minyak global. Sebelum perang, sekitar 125-140 kapal melintasi jalur tersebut setiap hari. Namun, data pelayaran menunjukkan jumlahnya turun menjadi hanya enam kapal pada Senin, dibandingkan rata-rata sekitar 11 kapal dalam 10 hari terakhir.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak tertahan oleh indikasi meningkatnya persediaan minyak mentah AS. Data American Petroleum Institute (API) yang dikutip sumber pasar menunjukkan stok minyak mentah AS melonjak sekitar 9,1 juta barel dalam sepekan hingga 7 Agustus.

Kenaikan tersebut jauh lebih besar dari perkiraan pasar. Jika dikonfirmasi oleh data resmi Administrasi Informasi Energi AS (EIA), peningkatan stok dapat meredakan kekhawatiran mengenai ketatnya pasokan minyak global.

Meski demikian, EIA memperkirakan gangguan pasokan minyak mentah dari Timur Tengah sekitar 600.000 barel per hari masih dapat berlangsung hingga akhir 2027.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya