Berita

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi (Unggahan Akun X @KSAmofaEN)

Dunia

Arab Saudi Kecam Pengakuan Kolombia atas Dataran Tinggi Golan

RABU, 12 AGUSTUS 2026 | 08:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerajaan Arab Saudi mengecam keputusan Kolombia mengakui klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang diduduki Israel.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial X, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan keputusan tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan keputusan-keputusan internasional yang sah.

“Kementerian Luar Negeri menyampaikan penolakan dan kecaman Kerajaan Arab Saudi terhadap pengakuan pemerintah Republik Kolombia atas kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki,” demikian pernyataan tersebut, dikutip Rabu, 12 Agustus 2026.


Riyadh merujuk pada Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nomor 497 tahun 1981. Resolusi tersebut menyatakan keputusan Israel untuk memberlakukan hukum, yurisdiksi, dan administrasinya di Dataran Tinggi Golan tidak sah.

Arab Saudi menilai pengakuan terhadap klaim Israel justru dapat menghambat upaya perdamaian di Timur Tengah.

“Langkah-langkah seperti ini tidak berkontribusi pada tercapainya perdamaian, melainkan menyimpang dari sikap internasional yang teguh terhadap Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki,” kata kementerian tersebut.

Kerajaan juga menegaskan bahwa Dataran Tinggi Golan merupakan wilayah Suriah yang diduduki. Menurut Arab Saudi, keputusan apa pun yang bertujuan mengubah status hukum wilayah tersebut tidak akan memberikan legitimasi terhadap tindakan tersebut.

Arab Saudi kemudian meminta Kolombia meninjau kembali keputusannya dan tetap berpegang pada hukum internasional serta keputusan-keputusan internasional yang sah.

Kolombia sebelumnya mengakui klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan di bawah pemerintahan baru Presiden Abelardo de la Espriella. Keputusan itu menjadikan Kolombia sebagai negara kedua setelah Amerika Serikat (AS) yang secara resmi mengakui klaim Israel atas wilayah tersebut.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Enam Hari pada 1967 dan kemudian mencaplok wilayah tersebut secara sepihak pada 1981.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya