Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Dunia

Trump Diam-diam Ganti Pesawat di Turki karena Ancaman Iran

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diam-diam meninggalkan Turki menggunakan pesawat yang lebih kecil sebagai bagian dari operasi pengamanan setelah adanya ancaman dari Iran. 

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan The Washington Post pada Senin, 10 Agustus 2026. Dikatakan bahwa Trump awalnya turun dari pesawat kepresidenan lama yang digunakan sebagai Air Force One melalui kendaraan katering di Bandara Esenboga, Ankara.

Setelah itu, Trump berpindah ke pesawat Air Force C-32A sebelum terbang menuju Inggris. Pesawat pemberian Qatar dan pesawat kepresidenan lama juga terbang secara terpisah menuju Inggris.


Sesampainya di Inggris, Trump kembali menaiki pesawat baru pemberian Qatar untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Washington. 

Sebelumnya, perhatian publik memang tertuju pada keputusan Trump tidak menggunakan pesawat pemberian Qatar sebagai Air Force One dan memilih pesawat lama dengan alasan keamanan.

“Seperti yang telah dikatakan Presiden baru-baru ini, ada banyak musuh Amerika yang mengincarnya, dan kami menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk mengatasi ancaman tersebut," ujar Juru Bicara Gedung Putih Steven Cheung, dikutip dari CNN, Selasa, 11 Agustus 2026.

Rangkaian perjalanan tersebut semakin terlihat tidak biasa ketika rombongan wartawan diminta menutup tirai jendela kabin pers. 

Catatan rombongan pers menunjukkan Trump masih berada di pesawat lama di Ankara pada pukul 20.26 waktu setempat, sebelum pesawat lepas landas sekitar pukul 20.43.

Setelah tiba di RAF Mildenhall, Inggris, Trump terlihat turun dari Air Force One sekitar satu menit setelah rombongan pers diberi tahu bahwa posisi pengambilan gambar telah siap.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya