Berita

Booth Newport dalam event The Sound Project. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 10:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Promosi minuman keras (miras) merk Newport yang menawarkan miras gratis bagi siapa saja yang mampu menghafal surat Ad Dhuha panen kecaman.

Ketua Umum Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) Ferry Irawan salah satunya. Dia mengecam keras tindakan itu sebagai tindakan pelecehan terhadap agama.

“Promosi itu sudah melewati batas pelecehan agama. Newport sudah mempermainkan dan mengolok-olok Al Quran, kitab suci umat Muslim,” ujar Ferry kepada wartawan, Selasa 11 Agustus 2026.


Menurutnya, tantangan menukar miras gratis dengan melafalkan hafalan surat Ad Dhuha bukan sekadar gimik atau trik promosi untuk menarik perhatian.

“Promosi, challenge, gimik atau apapun namanya itu bukan alasan yang bisa dibenarkan. Kejadian itu sudah melanggar batas moral, etika, dan hukum,” tegasnya.

Karena itu, Ferry menegaskan, pihaknya mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mencabut izin edar minuman keras (miras) merk Newport.

“Miras merk Newport jangan sampai beredar di masyarakat. Kemendag harus berani tarik izin edar Newport,” ucapnya.

Ia pun mengajak umat Muslim, baik individu maupun ormas keagamaan, untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dengan membawa persoalan itu ke pihak berwajib akan membuat jera siapapun ke depannya.

Menurut Ferry, seperti biasanya ketika ada kasus pelecehan agama pelaku kerap meminta maaf untuk mendapat pengampuan atas kejadian tersebut dan demi tidak dilaporkan secara hukum.

“Permohonan maaf dan pengampunan itu tidak menghilangkan unsur pidana yang sudah terjadi. Jadi, kalau pun mereka meminta maaf, harus tetap dilaporkan ke pihak berwajib,” paparnya.

Selain itu, ia juga mengajak umat Muslim untuk memboikot semua produk yang dibuat Orang Tua (OT) grup. Sebagai produsen miras merk Newport, OT Grup juga dinilai bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Boikot produk-produk yang dikeluarkan Orang Tua Grup. Laporkan juga mereka ke pihak berwajib,” demikian Ferry.

Media sosial maya dihebohkan dengan potongan video yang menayangkan promosi miras gratis di sela-sela festival musik The Sounds Project di mana Newport membuka stand pameran.

Di depan stand Newport, sales dan pembawa acara menantang (challenge) bagi siapa saja pengunjung yang bisa menghafal surat Ad Dhuha akan mendapatkan miras gratis.

Sementara The Sounds Project  selaku penyelenggara event secara tegas menyatakan marah, kecewa, dan mengecam perilaku yang menjadi sorotan tersebut.

Mereka menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan terhadap tindakan yang menjadikan agama sebagai bahan challenge maupun sebagai bagian dari promosi produk.

“Kami tidak pernah, dan tidak akan pernah, membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun,” tegas The Sound Project.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya