Berita

lustas saham TMTG (Artificial Intelligence)

Bisnis

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 09:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kinerja keuangan Trump Media & Technology Group (TMTG) kembali menjadi sorotan. Perusahaan yang didirikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu mencatat kerugian bersih lebih dari 238 juta Dolar AS pada kuartal II 2026, terutama akibat penurunan nilai aset kripto dan aset digital lainnya.

Kerugian tersebut melonjak tajam dibandingkan sekitar 20 juta Dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. TMTG mengatakan lebih dari 190 juta Dolar AS kerugian berasal dari penurunan nilai aset digital, aset digital yang dijaminkan, serta sekuritas ekuitas.

Di sisi lain, pendapatan perusahaan justru tumbuh. TMTG mencatat pendapatan 1,7 juta Dolar AS, naik 89 persen dibandingkan kuartal II tahun lalu. Sebagian besar pendapatan tersebut berasal dari layanan iklan di Truth Social, platform media sosial milik perusahaan.


Namun, kenaikan pendapatan belum mampu menahan laju pengeluaran. Biaya operasional TMTG melonjak sekitar 275 persen menjadi lebih dari 165 juta Dolar AS. 

Chief Financial Officer TMTG Phillip Juhan mengatakan kondisi tersebut tidak terlepas dari pergerakan aset digital.

“Biaya operasional kami sebagian besar dipengaruhi oleh volatilitas harga aset digital," ujarnya, dikutip dari CNBC International, Selasa 11 Agustus 2026.

TMTG juga mulai mencari sumber pendapatan baru. Salah satunya melalui Truth API, layanan yang memberikan akses lebih cepat terhadap unggahan di Truth Social. Perusahaan mengatakan telah menandatangani lebih dari 10 perjanjian dengan pelanggan, yang sebagian besar merupakan perusahaan perdagangan frekuensi tinggi.

Pelanggan Truth API tersebut membayar sekitar 60.000-100.000 Dolar AS per bulan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya TMTG untuk mengembangkan bisnis di luar platform Truth Social.

Selain media sosial, TMTG sebelumnya juga masuk ke bisnis kripto, layanan keuangan, dan energi fusi. Namun, perusahaan kini memilih lebih fokus pada bisnis media dan rencana merger dengan TAE, perusahaan yang bergerak di bidang energi fusi.

CEO sementara TMTG Kevin McGurn menilai langkah tersebut penting bagi masa depan perusahaan.

“Merger dengan TAE adalah faktor pendorong terpenting bagi nilai jangka panjang perusahaan ini," kata McGurn.

Di pasar saham, tekanan terhadap TMTG juga semakin terlihat. Saham perusahaan dengan kode DJT di Nasdaq ditutup anjlok sekitar 8 persen pada Senin, waktu AS. Nilainya kini jauh di bawah level saat pertama kali diperdagangkan di Nasdaq pada 2024.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya