Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter (kanan) dalam diskusi publik Ketahanan Pangan Jakarta di Studio EZY TV. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Dharma Jaya Diminta Tiru Vietnam soal Ketahanan Pangan

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 06:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Langkah Perumda Dharma Jaya dalam mengawal ketahanan pangan menuju Jakarta Kota Global mendapat respons positif sekaligus catatan kritis dari pihak legislatif. 

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter menegaskan bahwa dewan berkomitmen dalam mengawal anggaran ketahanan pangan karena menyangkut hak dasar masyarakat. 

Namun, Jupiter tidak menampik adanya tantangan fiskal di tahun 2026 ini.


Jupiter menyebutkan terjadinya penurunan atau kontraksi APBD DKI Jakarta yang semula diproyeksikan mencapai Rp91 triliun kini terkoreksi menjadi kisaran Rp81 triliun akibat ketidakpastian dana bagi hasil alias DBH dari pemerintah pusat.

Jupiter mendorong Dharma Jaya untuk berani mengambil langkah ekstrem demi memutus ketergantungan impor, salah satunya dengan mendatangkan tenaga ahli luar negeri untuk melatih SDM lokal.

"Kita harus mandiri dan meniru negara tetangga seperti Malaysia atau Vietnam yang sudah mampu mengandalkan produksi dalam negeri. Kita bisa rekrut ahli peternakan untuk mendidik SDM kita agar tata kelola pangan mandiri ini berjalan maksimal," kata Jupiter. 

Sementara itu, perwakilan dari pelaku usaha kuliner dan masyarakat, Tobias, turut mengingatkan pemerintah untuk menjaga stabilitas rantai pasok pangan. 

Menurutnya, fluktuasi harga bahan pangan seperti ayam dan daging sangat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta kesehatan anak-anak terkait penanganan stunting.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya