Berita

Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta melakukan upaya evakuasi dua pekerja pembangunan trotoar di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, yang tertimbun puing. (Foto: Istimewa)

Nusantara

K3 Disorot Buntut Dua Pekerja Dinas Bina Marga Tertimbun Puing Galian

SELASA, 11 AGUSTUS 2026 | 02:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus dua pekerja pembangunan trotoar di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, yang  tertimbun puing galian pada Minggu 9 Agustus 2026, disorot Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis.

Dua pekerja Arifin dan Sabarudin tertimbun saat melakukan pengerjaan pada proyek penataan trotoar dan saluran milik Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Saya sangat prihatin sekali ya atas kejadian ini, semoga kedua pekerja baik-baik saja," kata Ali kepada wartawan, Senin 10 Agustus 2026.


Menurut Ali, pasca kejadian, Dinas Bina Marga DKI Jakarta patutnya melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian, dan mencegah kasus serupa.

Kemudian agar Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan pengawasan untuk memastikan seluruh prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sudah berjalan penuh. 

"Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Jangan pembangunan infrastruktur yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat justru mengabaikan keselamatan orang," kata Ali. 

Ali mengungkapkan, pekerjaan yang berkaitan dengan galian, turap, saluran air dan konstruksi lainnya memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi, sehingga penerapan K3 diperlukan. 

Penerapan K3 perlu dipastikan hingga ke tingkat pihak ketiga, yakni kontraktor dan konsultan pengawas yang ditunjuk Pemprov DKI Jakarta melakukan pengerjaan di lapangan. 

"Saya juga meminta kontraktor dan pengawas pekerjaan untuk bertanggung jawab memastikan seluruh prosedur keselamatan benar-benar diterapkan oleh para pekerja dilapangan," pungkas Ali. 

Sebelumnya dua pekerja proyek penataan trotoar dan saluran air di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, tertimbun tanah dan material beton.

Kedua korban, diduga tertimbun saat sedang melakukan pengerjaan proyek penataan trotoar dan saluran air pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekira pukul 14.50 WIB. 

Usai kejadian Syarifin dapat segera dievakuasi para pekerja lainnya, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia (RSU UKI) tidak jauh dari lokasi kejadian. 

Nahas Sabarudin sempat kesulitan untuk dievakuasi karena bagian kaki tertimpa material beton dan tanah galian, sehingga petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur membutuhkan waktu hampir tiga jam.

Personel Sudin Gulkarmat Jakarta Timur akhirnya dapat mengevakuasi tubuh Sabarudin dari saluran air dengan kedalaman sekitar 1,5 meter itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya