Berita

Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto menyaksikan penandatanganan MuU antara Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat dan Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Dr. Ali Muktiyanto. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 23:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kerja sama antara Universitas Terbuka (UT) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) diresmikan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi para pekerja di Indonesia. 

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto. di Gedung Kemndiktisaintek, Senayan, Jakarta pada Senin malam, 10 Agustus 2026. 

Dengan kerja sama tersebut, ke depan kaum pekerja Indonesia dari konfederasi/federasi manapun bisa memanfaatkannya dalam melanjutkan studinya ke perguruan tinggi, termasuk Rekognisi Pembelajaran Lampau yang bisa dikonversi sebagai pengakuan yang disetarakan dengan sejumlah SKS mata kuliah.


Menurut Prof. Brian, kerja sama ini adalah keputusan mulia, karena kaum pekerja yang berpendidikan lebih tinggi bisa membawa kebaikan, bukan saja untuk diri sendiri tetapi juga masyarakat sekitar, termasuk yang utama adalah bagi perusahaan tempat kerjanya. 

"Dengan kerja sama ini juga sangat terbuka pengalaman belajar lampau dari pekerja bisa mempercepat kelulusan, misal yang harusnya empat tahun bisa jadi tiga tahun saja," kata Prof. Brian

Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Dr. Ali Muktiyanto menjelaskan, karena ini untuk pekerja yang diorganisir dengan baik maka bisa saja uang kuliahnya mendapat harga khusus. 

"Nanti bisa saja pekerja yang masuk kuliah lewat program ini akan nendapat diskon khusus," kata Prof. Ali

Hadir pada acara MoU tokoh-tokoh pekerja dari KSPSI seperti Arif Minardi, Idrus, Wiwit Widuri, Tamrin, Raslina Rasyidin dan Anna Sumarna.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya