Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (tengah) dalam jumpa pers bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, juga perwakilan Polri dan TNI, di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Menko Polkam:

107 Ribu Hektare Karhutla Dipicu El Nino Kuat

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menyebut ratusan ribu hektare luasan wilayah mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), karena diakibatkan abnormalitas cuaca.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam dalam jumpa pers bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, juga perwakilan Polri dan TNI, di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 10 Agustus 2026.

"Sampai dengan hari ini wilayah kita di Indonesia ini yang terbakar hutan terhitung 107 ribu hektar lebih," ujar Djamari.


Dia mengungkapkan, Karhutla yang terjadi disebabkan karena cuaca tidak normal yang terbilang ekstrem, sehingga luas wilayah yang terdampak mencapai ratusan hektare.

"Ada suatu ancaman yang sangat-sangat keras dihadapi oleh kita sekarang, yang biasa disebut dengan El Nino yang kuat," sambungnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh usai Rapat Koordinasi bersama menteri dan kepala lembaga yang hadir hari ini, El Nino diperkirakan masih akan berlangsung hingga Satu-satunya bulan ke depan.

"Mulai berlaku sekarang sampai dengan awal September atau awal Oktober yang akan datang," jelasnya. 

Lebih lanjut, Djamari menuturkan cuaca ekstrem ini akan memperluas dampak Karhutla, namun dipastikan pemerintah akan bergerak cepat menangani potensi itu.

"Keadaan ini yang akan sangat mempercepat proses tentang kebakaran hutan yang terjadi sekarang," ucapnya.

"Kita masih bisa mempertahankan (menangani agar tidak meluas) itu semua, dan karena kesungguhan kita semua sudah mengerahkan banyak sekali tenaga, alat-alat untuk (menangani Karhutla yang terjadi sekarang) itu," demikian Djamari menambahkan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya