Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Global

Asosiasi Pilot Malaysia Malu, Pilotnya Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Oleh: Alexandra Nur Cahya
SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 15:01 WIB

Asosiasi Pilot Malaysia (Malaysian Pilot Association/MPA) menyatakan malu atas kasus salah satu anggotanya, pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman (39), yang ditangkap di Indonesia karena diduga menyelundupkan lebih dari 25 kilogram narkoba.

Presiden MPA Kapten Ab Manan Mansor menyebut kasus tersebut sebagai aib bagi maskapai nasional Malaysia.

“Saya seorang pilot Malaysia dan saya merasa sangat, sangat malu tentang hal ini," katanya, dikutip redaksi dari New Straits Times, Senin 10 Agustus 2026. 


Mohd Saufi ditangkap tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa, 28 Juli 2026, setelah tiba dengan penerbangan Malaysia Airlines MH727 dari Kuala Lumpur.

Petugas menemukan sekitar 70.000 butir ekstasi dengan berat sekitar 25 kilogram serta sabu seberat 2,7-4 gram di dalam kopernya. Hasil tes urine juga menunjukkan pilot tersebut positif metamfetamin, MDMA, dan kokain.

Dalam pemeriksaan, Mohd Saufi mengaku menjadi kurir narkoba dengan bayaran sekitar 50.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp180 juta. Ia juga mengaku telah tiga kali melakukan penyelundupan serupa, yakni dua kali ke Jakarta dan sekali ke Sabah, Malaysia.

Atas kasus tersebut, Mohd Saufi dijerat pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penyidik menduga ia terlibat dalam jaringan peredaran narkoba internasional.

Kapten Ab Manan mendesak maskapai memperketat pengawasan, termasuk menerapkan tes urine secara acak terhadap seluruh staf. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga reputasi industri penerbangan Malaysia.

“We can no longer allow our national carrier to be dragged through the mud,” ujarnya kepada The Star, Jumat, 7 Agustus 2026. Pernyataan tersebut berarti, “Kami tidak bisa lagi membiarkan maskapai nasional kami terus dicoreng.”

Desakan tersebut kemudian diikuti langkah Malaysian Aviation Group (MAG), induk usaha Malaysia Airlines. MAG mengumumkan kebijakan tes narkoba wajib bagi seluruh pilot aktif Malaysia Airlines setelah kasus tersebut mencuat.



*Mahasiswa Program Magang



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya