Berita

Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (Foto: RMOL)

Hukum

KPK Pastikan Pemeriksaan Rudy Tanoe Dijadwalkan Ulang Besok

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

RMOL.. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pemeriksaan terhadap Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe dijadwalkan ulang pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penjadwalan ulang tersebut merupakan permintaan dari pihak Rudy Tanoe. KPK meyakini Rudy akan hadir sesuai jadwal yang diajukannya.

"Benar, yang bersangkutan meminta penjadwalan ulang untuk pemeriksaannya pada tanggal 11 Agustus 2026," kata Budi kepada wartawan, Senin, 10 Agustus 2026.


Budi mengatakan KPK meyakini Rudy akan memenuhi pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

"KPK meyakini, yang bersangkutan akan hadir dalam pemeriksaan tersebut, terlebih sesuai jadwal yang diajukannya," ujar Budi.

Sebelumnya, kuasa hukum Rudy Tanoe juga memastikan kliennya akan hadir pada pemeriksaan Selasa besok. Rudy sebelumnya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada Kamis, 6 Agustus 2026 karena menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dalam pemeriksaan tersebut, Rudy akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial (Kemensos).

Rudy Tanoe merupakan salah satu tersangka dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara sekitar Rp200 miliar.

Pada 15 Desember 2025, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan Rudy.

Kemudian, pada 12 Februari 2026, KPK memperpanjang masa pencegahan Rudy ke luar negeri hingga 12 Agustus 2026. Pencegahan tersebut juga berlaku terhadap dua tersangka lainnya, yakni Kanisius Jerry Tengker, Direktur Utama PT DRL periode 2018-2022, dan Edi Suharto, mantan Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya