Berita

Komando Operasi Harus Berhasil Maksimal (Koops TNI Habema) mengirimkan prajurit untuk menembus Distrik Ugimba, Intan Jaya, Papua Tengah pada Minggu, 9 Agustus 2026 (Foto: Dok Koops TNI Habema)

Pertahanan

Koops TNI Habema Evakuasi Warga dari Daerah Rawan OPM di Ugimba

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komando Operasi TNI Harus Berhasil Maksimal (Koops TNI Habema) mengirimkan prajurit ke Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu, 9 Agustus 2026. 

Operasi tersebut dilakukan untuk mengamankan wilayah dan masyarakat di daerah yang masih rawan aktivitas kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengatakan, situasi keamanan di Ugimba masih menjadi perhatian menyusul aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker.


“Berdasarkan informasi yang diterima Koops TNI Habema, situasi keamanan di Distrik Ugimba masih menjadi perhatian menyusul adanya aktivitas kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker yang selama ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat serta melakukan aksi penyerangan terhadap aparat keamanan yang bertugas menjaga wilayah tersebut,” kata Wirya dalam keterangan resmi, Senin, 10 Agustus 2026.

Di tengah pelaksanaan tugas, prajurit Koops TNI Habema menemukan seorang warga lokal yang membutuhkan pertolongan. Warga tersebut berada cukup jauh dari permukiman sehingga membutuhkan proses evakuasi.

Evakuasi dilakukan menggunakan dua unit helikopter Bell pada pukul 12.25 hingga 12.48 WIT dengan pengawalan 11 personel.

Wirya mengatakan, evakuasi tersebut menjadi bagian dari upaya prajurit dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.

“Evakuasi warga tersebut merupakan bentuk nyata komitmen prajurit Koops TNI Habema dalam mengedepankan nilai kemanusiaan di setiap pelaksanaan tugas,” tegas Wirya.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya