Berita

Upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. (Foto; Istimewa)

Politik

OMC Terkendala Cuaca, Pemadaman Bromo Andalkan Water Bombing

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, terus digencarkan pemerintah, salah satunya lewat water bombing dan pelibatan pasukan darat.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya berkomunikasi langsung dengan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca. Berdasarkan perhitungan teknokratik, peluang pelaksanaan OMC dalam 10 hari mendatang sangat kecil.

“Operasi Modifikasi Cuaca tidak bisa dilakukan sampai 10 hari ke depan. Tadi sudah saya telepon langsung kepada Kepala BMKG, tadi juga ada staf beliau yang datang. Secara matematis, secara teknokratik dihitung, hampir mustahil 10 hari ke depan ada OMC,” ujar Raja Antoni usai mengecek langsung kondisi kebakaran di Bromo, Minggu, 9 Agustus 2026.


Karena itu, strategi pemadaman akan difokuskan pada dua kekuatan utama, yakni operasi water bombing dari udara dan pengerahan pasukan darat. Kedua upaya tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan sampai api benar-benar padam dan kawasan dapat kembali beroperasi.

Water bombing akan terus dilakukan hingga kondisi kebakaran benar-benar terkendali. Operasi udara tersebut tidak akan dihentikan sebelum kawasan dinyatakan aman dan seluruh aktivitas dapat kembali berjalan.

“Hari ini 30 water bombing, tinggal 10 lagi karena udah 20. Insya Allah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya