Berita

Sayembara ijazah SMA Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Denny Indrayana)

Politik

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

SENIN, 10 AGUSTUS 2026 | 01:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah ijazah S1 Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dikuliti habis-habisan, kini giliran ijazah anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjabat Wapres, diragukan keabsahannya.

Mantan Wamenkumham era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Denny Indrayana meminta Gibran menunjukkan ijazah, sertifikat, atau surat surat keterangan lulus dari UTS Insearch yang menjadi dasar penyetaraan pendidikan setara SMA/SMK.

Karena, menurutnya, dokumen yang selama ini diperlihatkan ke publik hanya berupa ijazah Bachelor of Science dari University of Bradford


"Jika Mas Wapres bjsa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat, saya berhenti meminta Gibran mundur. Sebaliknya, jika Mas Wapres tidak bisa tunjukkan, Gibran wajib legowo mundur," kata Denny melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Senin 10 Agustus 2026.

Denny menantang siapa pun yang bisa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat Gibran, akan diberi hadiah Rp100 juta.

Denny menilai Surat Keterangan Kemendikbud tertanggal 6 Agustus 2019 yang menyatakan Gibran telah menyelesaikan Grade 12 di UTS Insearch dan setara lulusan SMK berbeda dengan keputusan penyetaraan ijazah.

"Sehingga penting untuk memastikan syarat pencalonan wakil presiden telah terpenuhi," kata Denny.

Hingga kini belum ada tanggapan terbaru dari Istana maupun Gibran terkait polemik ijazah SMA-nya tersebut.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya