Berita

Acara Maiyah Kebangsaan di Wonosobo, Jawa Tengah, yang diselenggarakan Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) bersama Jaga Tunas Bumi (JATUBU). (Foto: Ist)

Politik

Menantang Kapitalisme: Saat Rocky Gerung, Sabrang, dan Jumhur Hidayat Adu Gagasan

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 18:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengamat politik Rocky Gerung, Tenaga Ahli Madya DPN Kemhan Sabrang Mowo Damar Panuluh, hingga Menteri Lingkungan Hidup M. Jumhur Hidayat membedah tantangan kapitalisme global dan perlawanan terhadap narasi hoaks dalam acara Maiyah Kebangsaan di Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Acara yang diinisiasi Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) bersama Jaga Tunas Bumi (JATUBU) tersebut menjadi wadah diskusi tajam mengenai kemandirian ekonomi desa dan perlindungan terhadap program-program kerakyatan pemerintah.

Dalam pemaparannya, Rocky Gerung menyoroti derasnya propaganda dan narasi negatif yang menyerang program strategis pemerintah, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makanan Bergizi Gratis (MBG).


"Sinisme kita saat ini telah mendahului akal sehat kita," kritik Rocky dikutip redaksi, Minggu, 9 Agustus 2026.

Rocky menilai, narasi menyesatkan terhadap program kerakyatan disengaja oleh kelompok tertentu yang berkepentingan mempertahankan sistem kapitalisme global. Sistem "mikrokapitalisme" yang selama ini mencengkeram desa, tegasnya, hanya menguntungkan jaringan bisnis besar di ibu kota.

"Saya bukan anak buah Prabowo, bukan anggota GMPP. Saya adalah anak buah konstitusi dan anak buah sosialisme," tegas Rocky.

Ia menekankan, kebijakan berdimensi sosialistis yang diusung Presiden Prabowo Subianto pada dasarnya merupakan upaya menghidupkan kembali amanat konstitusi untuk membendung dominasi kapitalisme.

Menanggapi kritik yang menyebut program MBG dan koperasi rawan korupsi, Rocky menegaskan potensi penyimpangan tidak boleh dijadikan alasan untuk membatalkan kebijakan berdasar konstitusi.

"MBG dan koperasi ada di dalam konstitusi. Jika ada korupsi, berantas korupsinya, tangkap koruptornya, bukan membatalkan programnya. Kalau kukumu busuk, kenapa jempolmu yang mesti dipotong?" cetusnya.

Di sisi lain, Sabrang Mowo Damar Panuluh menyoroti bagaimana algoritma media sosial membentuk persepsi publik secara masif. Ia berpesan agar generasi muda Wonosobo mampu menjadi penentu arah, bukan sekadar pengikut tren.

"Kegagalan terbesar generasi muda dan pemuda saat ini adalah ketika mereka tidak bisa membangun cuaca, melainkan hanya ikut cuaca," ujar Sabrang.

Sementara itu, Kepala Koordinator Nasional (Kakornas) GMPP, Mantep Abdul Ghoni, mengajak pemuda daerah untuk lebih optimis melihat potensi ekonomi lokal di Wonosobo ketimbang terhambat oleh keterbatasan.

Senada, Dewan Penasihat GMPP Andrianto menilai forum Maiyah Kebangsaan ini menjadi sarana pendidikan politik yang efektif dalam mengawal agenda pemerintah yang berpihak pada konstitusi.

Diskusi interaktif yang dipandu wartawan senior Hersubeno Arief ini diikuti sekitar 1.000 mahasiswa dan ditutup dengan penampilan dari grup musik Kiai Kanjeng.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya