Gedung Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. (Foto: Media Sosial Kejari Tanjung Perak)
Gedung Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. (Foto: Media Sosial Kejari Tanjung Perak)
Sanggahan tersebut disampaikan menyusul tudingan Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu yang menyebut mantan Kepala Kejari Tanjung Perak, Rizky Setiawan diduga mencoba meminta sejumlah uang agar kasus yang melilit para terdakwa tidak dilanjutkan ke pengadilan.
Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak, I Made Agus Mahendra Iswara menegaskan, seluruh proses penanganan perkara dugaan korupsi pengerukan dan pemeliharaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak tahun 2023-2024 dilakukan secara profesional, transparan, serta objektif.
Populer
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23
Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19
Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24
Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21
Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14
Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48
Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23
Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54
Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27
Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48