Berita

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf. (Foto: Kemensos)

Politik

Kemensos Tambah Sekolah Rakyat Permanen di Lahan 20 Hektare Pemprov Sulsel

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 10:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penambahan Sekolah Rakyat Permanen di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), akan disiapkan Kementerian Sosial setelah mendapat kepastian penggunaan lahan hingga puluhan hektare dari pemerintah provinsi (Pemprov).

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat, 7 Agustus 2026. 

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, usulan penambahan satu Sekolah Rakyat permanen di Kota Makassar, dengan menyediakan lahan tambahan di sekitar lokasi Sekolah Rakyat yang sudah ada. 


Ia menyebut masih tersedia lahan sekitar 20 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan Sekolah Rakyat.

"Kami akan men-support terus, Bapak Menteri. Lahan di sini masih bisa digunakan. Ada 20 hektare di belakang, kami bisa siapkan," kata Andi Sudirman, dikutip melalui siaran pers Kemensos, Minggu, 9 Agustus 2026.

Andi Sudirman mengatakan, lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dengan daya tampung yang lebih besar.

"Insya Allah akan dibangun untuk kapasitas 3.000 murid dan mudah-mudahan ini bisa menjadi sekolah untuk menampung anak-anak kita dari keluarga tidak mampu di Sulawesi Selatan," urainya.

Dalam kesempatan itu, Mensos menyambut kesiapan Pemprov Sulsel dalam penyediaan lahan, yang menurutnya penambahan satu Sekolah Rakyat permanen sangat dibutuhkan untuk menampung lebih banyak siswa.

"Saya menyambut baik apa yang disampaikan Pak Gubernur untuk menambah satu lagi, karena memang kita masih kekurangan gedung permanen di Kota Makassar," kata sosok yang kerap disapa Gus Ipul ini.

"Mudah-mudahan nanti kalau lahannya lebih besar, kapasitasnya juga lebih besar. Sehingga bisa menampung lebih banyak lagi anak-anak yang memang memenuhi kriteria untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat," sambungnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel mulai dari bupati, wali kota hingga gubernur terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak program ini dimulai. 

Dia memandang, dukungan stakeholder daerah tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat bersama pemerintah pusat.

"Insya Allah kita akan usulkan agar bisa segera dibangun satu lagi gedung permanen Sekolah Rakyat," ujarnya.

Saat ini Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan memiliki 414 siswa, terdiri atas 145 siswa SRMA kelas XI, 120 siswa SRMA kelas X, 125 siswa SRMP, dan 24 siswa SRD. Dalam kunjungannya, Gus Ipul melihat langsung perkembangan para siswa.

"Alhamdulillah setelah satu tahun beroperasi kita lihat lebih percaya diri, pertumbuhan juga cukup bagus dari sisi fisik, dari sisi mental," demikian Gus Ipul menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya