Berita

Komisi III DPR RI. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Ada Kejanggalan, Komisi III Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polisi di Medan

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut secara tuntas dan transparan kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri di Medan, yang dinilai masih menyisakan sejumlah kejanggalan.

Dorongan tersebut disampaikan setelah keluarga Winda resmi melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Polda Sumatera Utara. Sebelumnya, Winda dinyatakan meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya mencermati perkembangan kasus tersebut, terutama setelah keluarga menemukan sejumlah luka dan kejanggalan pada jenazah korban.


"Komisi III DPR RI mencermati dengan saksama perkembangan kasus meninggalnya WR (Winda Lorenza), mantan istri anggota Polri di Medan," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Menurutnya, keraguan yang disampaikan keluarga harus dijawab melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang objektif. Kepolisian diminta tidak mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta terungkap.

"Mengingat adanya keraguan dan kejanggalan yang dirasakan keluarga, kami mendesak Polda Sumut dan Polrestabes Medan untuk mengusut tuntas perkara ini," tegasnya.

Habiburokhman juga mengingatkan aparat agar tidak menutup-nutupi fakta maupun terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian Winda. Pengusutan, kata dia, harus dilakukan secara profesional dan berbasis pendekatan ilmiah.

"Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutup-tutupi, dan jangan membuat kesimpulan yang sembarangan, apalagi tergesa-gesa. Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah (scientific crime investigation)," katanya.

Sebagai bentuk pengawasan, Komisi III DPR RI akan memanggil pihak kepolisian dan keluarga korban dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dijadwalkan pada Selasa mendatang.

"Kami akan mengawal kasus ini. Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU)," pungkasnya.

Kasus ini mencuat setelah keluarga mempertanyakan kematian Winda yang sebelumnya disebut sebagai bunuh diri menggunakan senjata api. Keluarga kemudian menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah dan melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Polda Sumut.

Ayah korban, Sanalui Gowasa, tercatat sebagai pelapor dalam laporan yang diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya