Berita

Moment wisuda Universitas Siber Asia (UNSIA), perguruan tinggi berbasis full online pertama di Indonesia di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Foto: Dokumen Unsi).

Nusantara

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 10:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Teknologi modern dan akar budaya bangsa dinilai harus menjadi jembatan untuk memperluas akses pendidikan dan memberi dampak bagi anak-anak di Indonesia.

Hal tersebut menjadi benang merah dalam wisuda Universitas Siber Asia (UNSIA) bertajuk “Digital Talent for Village Sustainability: Membangun Indonesia dari Akar, Bergerak dengan Teknologi” yang digelar di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur

Sebanyak 1.098 wisudawan mengikuti prosesi tersebut, dengan 478 orang hadir secara luring dan 608 lainnya mengikuti secara daring. Para lulusan berasal dari berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke, serta sejumlah negara seperti Bulgaria dan Taiwan.


“Teknologi harus menjadi jembatan pemerataan pendidikan, bukan sekadar simbol kemajuan. Misi besar UNSIA sejak awal didirikan oleh YMIK adalah memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) nasional dengan meruntuhkan hambatan ekonomi, geografis, serta keterbatasan waktu," ungkap Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan Ramlan Siregar dalam keterangan resmi, Jumat, 7 Agustus 2026.

"Talenta digital tidak hanya untuk industri perkotaan, tetapi harus hadir memberi solusi bagi pertanian cerdas, layanan publik, dan kesejahteraan di desa-desa yang menjadi akar kehidupan bangsa,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, UNSIA juga menekankan transformasi kampus menjadi AI Innovator University melalui pengembangan ekosistem akademik berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sejumlah langkah dilakukan, antara lain memperkuat kompetensi dosen dan mahasiswa melalui workshop integrasi AI dalam pembelajaran. UNSIA juga menjalin kemitraan dengan Google, termasuk melibatkan lebih dari 6.000 mahasiswa dalam program Gemini.

Selain itu, UNSIA disebut telah menjadi Google AI Lab University pertama di Indonesia dan tengah menuju status Google Reference University. Kampus tersebut juga menghadirkan pakar AI dari Korea Selatan, Prof. Kangbin Yim dari Soonchunhyang University, untuk memperkuat pengembangan kompetensi di bidang AI.

“UNSIA tidak hanya beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi kami secara aktif mentransformasi diri menjadi AI Innovator University. Melalui pelatihan terstruktur untuk dosen dan mahasiswa, kolaborasi, ekosistem penuh bersama Google, hingga kehadiran pakar kelas dunia seperti Prof. Kangbin Yim dari Korea Selatan, kami memastikan civitas akademika UNSIA memiliki kepakaran AI unggulan yang siap memimpin industri masa depan,” ujar Rektor UNSIA Jan Youn Cho.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya