Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Ketidakpastian Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Kembali Naik

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketidakpastian mengenai kapan perang antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran berakhir dan kapan Selat Hormuz dapat dibuka kembali sepenuhnya membuat harga minyak kembali naik. 

Pada penutupan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik 1,06 Dolar AS atau 1,3 persen menjadi 83,55 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 89 sen atau 1,15 persen menjadi 78,18 Dolar AS per barel.

Meski menguat pada perdagangan terakhir, harga minyak masih berada di jalur penurunan mingguan. Brent diperkirakan turun lebih dari 8 persen sepanjang pekan, sedangkan WTI berpotensi melemah lebih dari 7 persen.


Harga minyak sebelumnya sempat turun karena pasar melihat peluang penyelesaian konflik semakin terbuka. Namun, sentimen kembali berubah setelah Iran meninjau rancangan aturan yang dapat melarang kapal berbendera AS dan Israel memasuki Selat Hormuz.

Kondisi tersebut membuat pelaku pasar kembali mempertanyakan apakah jalur pelayaran itu benar-benar dapat dibuka secara penuh dan kapan hal tersebut akan terjadi.

Sementara itu, Iran dan Oman dilaporkan telah menyepakati rute yang akan digunakan kapal untuk melewati Selat Hormuz. Namun, belum jelas apakah AS akan menerima ketentuan tersebut.

Persoalan biaya juga menjadi salah satu hambatan. Iran disebut menginginkan biaya sekitar 5-7 persen dari nilai kargo yang dibawa kapal melalui selat tersebut. Oman membahas biaya sekitar 3 persen, sementara Amerika Serikat tidak menginginkan adanya biaya.

Perbedaan tersebut membuat pelaksanaan kesepakatan menjadi rumit, terutama karena adanya sanksi Amerika Serikat dan aturan asuransi yang membatasi pembayaran tertentu.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya