Berita

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Booth Republikorp pada Indo Defence 2025 di Jakarta, didampingi Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoedin dan Pendiri Republikorp Norman Joesoef. (Foto: Istimewa)

Politik

Akademisi Dukung Norman Joesoef Jadi Wamenhan, Ini Alasannya

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 04:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kabar CEO Republikorp Norman Joesoef yang disebut-sebut akan dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) dalam reshuffle kabinet pada Agustus 2026 mendapat dukungan positif dari kalangan akademisi.

Dosen tetap Fakultas Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan RI, Ade Muhammad menilai apabila isu tersebut benar dan nantinya ditetapkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto, hal itu patut dipandang sebagai perkembangan yang positif. 

Menurut Ade, kehadiran alumni Universitas Pertahanan pada posisi strategis pemerintahan akan menjadi sinyal positif bagi dunia pendidikan tinggi pertahanan. 


"Namun demikian, saya tetap menghormati proses konstitusional dan keputusan resmi pemerintah," kata Ade, dikutip Sabtu 8 Agustus 2026.

Ia menambahkan, langkah Presiden yang memberikan ruang kepada generasi muda merupakan hal yang patut diapresiasi. 

Dalam pandangannya, tata kelola pertahanan modern membutuhkan kombinasi antara kebijaksanaan generasi senior dan inovasi generasi muda agar kebijakan yang dihasilkan lebih adaptif terhadap ancaman strategis abad ke-21, mulai dari artificial intelligence, cyber defense, unmanned systems, ruang angkasa, hingga teknologi dual-use yang berkembang sangat cepat.

Lebih lanjut, Ade menilai penunjukan Norman Joesoef berpotensi membawa dampak positif bagi industri pertahanan dan teknologi pertahanan nasional. 

"Indonesia membutuhkan pejabat publik yang memiliki kombinasi antara innovation dan tenacity, karena pembangunan industri pertahanan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi lintas pemerintahan," pungkas Ade.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya