Berita

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama Forkopimko Jakarta Pusat, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan warga Tanah Abang menggelar deklarasi pemberantasan peredaran tramadol ilegal. (Foto: istimewa)

Nusantara

Warga Tanah Abang Deklarasi Perangi Peredaran Tramadol Ilegal

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama Forkopimko Jakarta Pusat, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan warga Tanah Abang menggelar deklarasi pemberantasan peredaran tramadol ilegal di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026.

"Deklarasi perang melawan peredaran Tramadol ilegal melihat peredaraan obat keras di Tanah Abang sangat masif. Masa depan generasi muda kita sedang dipertaruhkan," tegas Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.
 
Pemkot Jakarta Pusat bersama masyarakat menyatakan komitmennya dalam memerangi peredaran obat keras tramadol ilegal yang dapat memberikan efek negatif kepada generasi muda.


"Saya menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada seluruh komponen tokoh masyarakat, pemuda, agama yang tergabung di Tanah Abang yang mendeklarasikan komitmen perang terhadap peredaran tramadol ilegal," ungkapnya. 

Ia juga mengajak BPOM, Suku Dinas Kesehatan, TNI, Polri serta Satpol PP bersinergi bersama melakukan pengawasan terpadu untuk memutus peredaran tramadol ilegal di Tanah Abang. Masyarakat diminta jangan takut melapor apabila menemukan peredaran tramadol dijual bebas tanpa resep.

"Segera laporkan dan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya. 

Arifin berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan dari peredaran obat keras ilegal. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci untuk menyelamatkan generasi muda dari penyalahgunaan tramadol serta menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya