Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham BUMI Bertahan di Rp179, Transaksi Capai Rp601,9 Miliar

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 14:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bertahan di level Rp179 pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Hingga pukul 14.28 WIB, saham emiten pertambangan tersebut sempat menyentuh level tertinggi Rp189 dan terendah Rp179.

Posisi Rp179 tersebut sama dengan harga penutupan perdagangan sehari sebelumnya. 

Pada Kamis, 6 Agustus 2026, BUMI dibuka di Rp181, sempat mencapai Rp183 dan menyentuh level terendah Rp176 sebelum ditutup di Rp179.


Aktivitas perdagangan BUMI pada Jumat juga cukup besar. Hingga pukul 14.28 WIB, sebanyak 3,25 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp601,90 miliar melalui 51.046 kali transaksi.

Angka tersebut masih di bawah aktivitas perdagangan sehari sebelumnya. Pada 6 Agustus 2026, volume transaksi BUMI mencapai 4,30 miliar saham dengan nilai Rp771,14 miliar dan frekuensi 72.176 kali.

BUMI merupakan perusahaan pertambangan yang memiliki bisnis utama batu bara, antara lain melalui PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia. Perseroan juga memiliki bisnis mineral melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk.

Dari sisi sejarah pasar modal, BUMI pertama kali mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta pada 30 Juli 1990. Saat penawaran umum perdana, perseroan menawarkan 10 juta saham kepada publik dengan harga Rp4.500 per saham.

Setelah lebih dari tiga dekade tercatat di pasar modal, pergerakan saham BUMI pada perdagangan Jumat masih menunjukkan tingginya aktivitas transaksi. Hingga pukul 14.28 WIB, volume perdagangan telah mencapai 3,25 miliar saham, sementara harga bertahan di level Rp179.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya