Berita

Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: RMOL)

Bisnis

Istiqlal Jadi Masjid Pertama yang Masuk Bursa Efek

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masjid Istiqlal terus memperkuat perannya sebagai pusat pemberdayaan umat, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga pengembangan ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang dijalankan adalah pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.

Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan Masjid Istiqlal memiliki sejumlah program yang berfokus pada penguatan ekonomi umat, salah satunya melalui Istiqlal Global Fund (IGF).

"Istiqlal Global Fund menjadi semacam business center dan memberikan pelatihan kepada pengusaha-pengusaha muslim, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah," ujar Nasaruddin, Jumat, 7 Agustus 2026.


Selain pendampingan usaha, Masjid Istiqlal juga mengembangkan skema pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf produktif melalui kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia.

Menurut Nasaruddin, Masjid Istiqlal menjadi masjid pertama yang memanfaatkan instrumen pasar modal untuk mengembangkan dana wakaf secara produktif.

"Pertama kali masjid yang masuk Bursa Efek adalah Masjid Istiqlal. Wakaf tunai yang kami kumpulkan bekerja sama dengan Bursa Efek sehingga ada pemberdayaan ekonomi umat," jelasnya.

Ia menerangkan, konsep wakaf produktif tersebut memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Keuntungan dari pengelolaan dana investasi kemudian disalurkan kembali untuk kepentingan umat.

"Kita tidak menggunakan istilah deposito, tetapi wakaf produktif. Sebagian keuntungan dari saham itu dikembalikan kepada umat melalui berbagai program Masjid Istiqlal. Inilah yang kami paralelkan dengan Bursa Efek," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya