Berita

Rapat kerja antara jajaran Direksi PT Perkebunan Nusantara (Persero) dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, pada Kamis 6 Agustus 2026 (Foto: Istimewa)

Bisnis

Strategi Hilirisasi PTPN, Tekan Impor dan Perkuat Ketahanan Nasional

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya hilirisasi di sektor perkebunan terus dipacu sebagai strategi krusial untuk memperkokoh ketahanan pangan serta energi nasional, sekaligus memangkas ketergantungan pada produk impor. 
Optimalisasi berbagai komoditas unggulan oleh PTPN Group diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian domestik.
Perkembangan dan kesiapan PTPN Group dalam mengeksekusi agenda hilirisasi ini dibahas dalam rapat kerja antara jajaran Direksi PT Perkebunan Nusantara (Persero) dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, pada Kamis 6 Agustus 2026. Fokus pertemuan tertuju pada matangnya perencanaan, riset mendalam, serta formulasi model bisnis sebelum program diterapkan secara masif.

Dalam arahannya, Dony mengingatkan pentingnya melakukan skema uji coba pada skala terbatas terlebih dahulu sebelum melangkah ke eksekusi berskala besar.


“Sebelum kita mulai yang skala besar, teman-teman mesti trial dulu di skala kecil. Success rate-nya harus dilihat dulu, begitu juga return on investment yang bisa dicapai,” ujar Dony, mengutip dari akun Instagram resmi BP BUMN.

Ia menambahkan bahwa seluruh alokasi investasi wajib ditopang oleh studi kelayakan yang mendalam, kalkulasi produktivitas lahan yang presisi, serta rasio pengembalian modal yang menjanjikan. Di samping itu, kelestarian lingkungan menjadi perhatian utama, khususnya dalam memastikan bahwa pembukaan lahan tidak merusak area resapan air.

Lewat strategi berjenjang yang berbasis riset terukur, BP BUMN dan Danantara berkomitmen mengawal hilirisasi PTPN agar mampu menopang kemandirian nasional, meminimalkan impor, serta mencetak pertumbuhan yang berkelanjutan bagi industri perkebunan Indonesia.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya