Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, saat memimpin rapat pembentukan TP2SR di Kantor Kementerian Sosial, Kamis, 5 Agustus 2026. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Bentuk Tim Percepatan, 61 Sekolah Rakyat Dikebut Bangun Gedung Permanen

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 11:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Sosial (Kemensos) membentuk Tim Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR) untuk mempercepat pembangunan gedung permanen bagi sekolah rintisan yang belum terakomodasi dalam program pembangunan tahun ini.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan TP2SR merupakan tim ad hoc yang bertugas mengawal percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut mandat Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Sebanyak 61 Sekolah Rakyat rintisan di 57 pemerintah daerah menjadi prioritas. Puluhan sekolah tersebut belum sepenuhnya terakomodasi dalam kuota 100 titik pembangunan yang ditangani Kementerian Pekerjaan Umum (PU) karena terkendala administrasi lahan.


"Kalau tahun ini kita tidak bisa memastikan pembangunannya, potensi untuk ditutup di tahun depan besar sekali karena gedungnya sudah tidak mencukupi," ujar Agus Jabo saat memimpin rapat pembentukan TP2SR di Kantor Kemensos, Kamis, 5 Agustus 2026.

Menurut dia, sekolah-sekolah rintisan tersebut saat ini masih menggunakan fasilitas sementara yang kapasitasnya hanya diproyeksikan bertahan maksimal satu tahun. Karena itu, pembangunan gedung permanen harus segera direalisasikan.

"Jika gedung permanen tidak dieksekusi tahun ini, puluhan sekolah rintisan tersebut terancam ditutup akibat tidak mampu lagi menampung siswa baru," sambungnya.

Sebagai langkah awal, TP2SR akan menggelar Desk Evaluation pada 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan mempertemukan 57 pemerintah daerah yang menaungi 61 Sekolah Rakyat rintisan.

Desk Evaluation juga akan menjadi forum koordinasi lintas kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian PU, Kementerian ATR/BPN, Kementerian LHK, Kementerian Pertanian, Kemendagri, dan Perhutani.

"Tugas kita adalah memastikan titik-titik ini sudah ada persiapan lahannya. Tolong didata dan diidentifikasi status lahannya, siapa yang sudah mengusulkan, apa masalahnya, dan keterkaitannya dengan kementerian apa saja. Itu harus sudah ada identifikasi," jelas Agus Jabo.

Ia menegaskan TP2SR tidak hanya bertugas mengawal proses pembangunan, tetapi juga melakukan pendampingan, pengendalian, dan pemantauan secara berkelanjutan.

"Supaya kita bisa mengawal dan meng-update perkembangannya setiap hari," lanjutnya.

Sekretaris Sekretariat Bersama Program Sekolah Rakyat Herman Koswara ditunjuk sebagai Ketua TP2SR. Tim tersebut akan menyiapkan data, mengoordinasikan penyelesaian persoalan di daerah, serta memberikan pendampingan hingga pembangunan fisik dimulai.

Agus Jabo meminta TP2SR segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait sebelum pelaksanaan Desk Evaluation.

"Hari Senin (10 Agustus) kita akan Zoom dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga agar mereka menyiapkan data sebelum desk. Setelah itu tim ini menyusun program percepatan, dan kita minta SK agar bisa segera bekerja," pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya