Berita

Ilustrasi pekerja di Jakarta

Bisnis

Investasi di Jakarta Berhasil Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Daya tarik Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional terus mendorong arus investasi dalam jumlah besar. Didukung infrastruktur yang terintegrasi, pasar yang luas, sumber daya manusia yang kompetitif, serta ekosistem bisnis yang matang, ibu kota tetap menjadi tujuan utama para investor.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto, 
menegaskan, meningkatnya kepercayaan investor menjadi modal penting bagi Jakarta untuk mempercepat transformasi ekonomi menuju kota global.

"Investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat," papar Heru, Jumat, 7 Agustus 2026.

"Investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat," papar Heru, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan investasi yang positif.

"Kami optimistis tren investasi di Jakarta akan terus meningkat. Melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan terintegrasi, kami berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota yang semakin kompetitif, inklusif, dan menarik bagi investor dari dalam maupun luar negeri," jelas Heru.

Selanjutnya Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (UP JIC), Ezrin Kartika, mengungkapkan realisasi investasi tersebut berhasil menyerap lebih dari 289 ribu tenaga kerja. 

Jumlah itu terdiri atas lebih dari 220 ribu tenaga kerja dari PMDN dan sekitar 78 ribu tenaga kerja dari PMA. Menurut Ezrin, capaian tersebut menunjukkan investasi memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang sudah atau berhasil dibangun, tetapi juga dari dampak ekonominya. Investasi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Menurut Ezrin, tingginya penyerapan tenaga kerja membuktikan investasi yang masuk ke Jakarta tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga membuka peluang kerja di berbagai sektor usaha. Hal itu sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi nasional yang didukung infrastruktur, pasar, dan ekosistem bisnis yang kompetitif.

"Pada akhirnya, investasi mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang semakin layak huni, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan," tegas Ezrin.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat ekosistem investasi melalui penyederhanaan proses perizinan, digitalisasi layanan, penyediaan data investasi yang semakin komprehensif, serta pendampingan bagi investor melalui Jakarta Investment Centre (JIC).

Pendampingan dilakukan sejak tahap penjajakan minat, business matching, koordinasi dengan perangkat daerah dan BUMD, hingga realisasi investasi sehingga investor memperoleh kepastian dan kemudahan dalam berinvestasi di Jakarta. 


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya