Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Rencana Iran Tutup Akses Kapal AS Picu Kenaikan Harga Minyak

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia menguat tajam setelah muncul kabar bahwa parlemen Iran sedang membahas rancangan undang-undang yang dapat melarang kapal-kapal Amerika Serikat (AS), Israel, dan negara yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz. 

Pada penutupan perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026, harga minyak mentah Brent ditutup naik 3,04 Dolar AS atau 3,83 persen menjadi 82,49 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 2,07 Dolar AS atau 2,75 persen ke 77,29 Dolar AS per barel.

Rancangan undang-undang yang tengah ditinjau komite parlemen Iran itu juga mengusulkan denda hingga 20 persen dari nilai muatan bagi kapal yang melanggar aturan tersebut. Kebijakan ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko terhadap kelancaran pelayaran di Selat Hormuz, jalur yang sebelum konflik Iran pecah pada akhir Februari dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia setiap hari.


Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan negosiasi antara AS dan Iran. Menurut Dennis Kissler, Senior Vice President Trading BOK Financial, semakin lama penyelesaian konflik tertunda, semakin besar peluang harga minyak kembali naik karena kekhawatiran terhadap pasokan global tetap tinggi.

Sentimen bullish semakin menguat setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pasukan yang bersekutu dengan Arab Saudi di wilayah Marib dan Hadramout. Sebelumnya, Houthi juga mengaku menyerang dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah dan Teluk Aden, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Arab Saudi.

Di sisi lain, Arab Saudi memangkas sedikit harga jual resmi (Official Selling Price/OSP) minyak Arab Light untuk pasar Asia pada pengiriman September. Sementara itu, Rusia juga menghadapi gangguan setelah sebuah kilang minyak besar di wilayah Yaroslavl terbakar akibat serangan drone Ukraina, yang menambah kekhawatiran pasar terhadap pasokan energi global.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya