Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Tensi Selat Hormuz dan Isu Suku Bunga AS Tahan Laju Harga Emas Global

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam dunia bergerak cenderung stabil setelah sempat mengikis penguatan tajam. Isu geopolitik di Selat Hormuz yang melambungkan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi global. 

Situasi ini memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), yang pada akhirnya menahan laju lonjakan harga emas.

Di pasar fisik, emas spot tertahan di level 4.244,29 Dolar AS per ons meski sempat menyentuh posisi tertinggi dua bulan, menyusul lonjakan lebih dari 4 persen pada perdagangan sehari sebelumnya. Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah tipis 0,1 persen ke posisi 4.299,60 Dolar AS per ons.


Tekanan pada pasar emas terutama didorong oleh potensi lonjakan inflasi akibat kenaikan harga minyak yang melesat lebih dari 3 Dolar AS per barel. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed sebesar 57 persen pada September dan 84 persen pada Desember. 

Prospek suku bunga tinggi ini meredam daya tarik emas karena meningkatkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil. Kendati demikian, arus modal mulai masuk kembali setelah emas menembus level teknikal penting, meskipun harganya masih berada sekitar 24 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di 5.594,82 Dolar AS per ons.

Pergerakan melandai juga membayangi komoditas logam mulia lainnya. Harga perak spot melorot 0,9 persen menjadi 61,54 Dolar AS per ons dan platina melemah 0,6 persen ke posisi 1.724,64 Dolar AS per ons. Berseberangan dengan tren tersebut, paladium berhasil melawan arah dengan menguat 0,6 persen menjadi 1.371,48 Dolar AS per ons.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya