Berita

Tampang tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi Saepullah alias S terhadap korban Kunaefi (51) di Cipayung, Depok. (Foto: Humas PMJ)

Presisi

Saepullah Tersangka Mutilasi di Depok Rupanya Gabung di Komunitas Gay

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 06:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi Saepullah alias S terhadap korban Kunaefi (51) rupanya tergabung dalam sebuah grup komunitas gay.

“Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP milik tersangka bahwa tersangka tergabung dalam grup (Komunitas Gay),” kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Lanjut Dimitri, temuan itu masih menjadi bagian dari penyidikan dan akan didalami dengan kondisi psikologis pelaku yang diduga penyuka sesama jenis, serta motif pembunuhan.


Sebab, berdasarkan hasil penyidikan sejauh ini ditemukan adanya upaya perencanaan pembunuhan dari tersangka.

“Untuk terjadi perencanaannya bahwa karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban, untuk menguasai barang milik korban, dan adanya niat untuk membunuh korban,” jelas Dimitri.

Oleh karena itu, Saepullah juga dijerat sebagai tersangka atas kasus dugaan pembunuhan berencana.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan Pasal 459 dan atau 458 KUHPidana. Tersangka atas nama Saepullah,” pungkasnya.

Adapun, Saepul ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat melarikan diri ke Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Kasus sendiri bermula ketika Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial. Keduanya kemudian sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026.

Saat bertemu, keduanya terlibat cekcok. Pelaku kemudian emosi dan menyerang korban menggunakan pisau dengan menusuk bagian perut serta menggorok leher korban hingga tewas.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha. Jasad korban dibungkus menggunakan plastik hitam, dimasukkan ke dalam karung, lalu dibuang di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas. Sementara itu, potongan kedua kaki korban dibuang ke aliran Sungai Pitara, Pancoran Mas.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya