Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memastikan rencana pengalihan kepemilikan saham badan usaha milik negara (BUMN) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah dikomunikasikan kepada pemerintah China.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah China telah mengetahui rencana tersebut.  

Menurutnya, komunikasi antara kedua negara terkait proses pengalihan kepemilikan berjalan dengan baik.


"Sudah, ya, kalau penyelesaian selalu baik," kata Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa skema pengelolaan KCIC telah dibahas bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sebelumnya, Purbaya menyampaikan pemerintah akan mengambil alih seluruh kepemilikan saham BUMN di KCIC melalui Special Mission Vehicle (SMV) yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Proses pengalihan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.

"Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung ini akan diserahkan dari Danantara, kasih ke Kementerian Keuangan. Prosesnya akan kita percepat, mungkin pertengahan September akan clear," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

Untuk diketahui saat ini, komposisi kepemilikan KCIC terdiri dari konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang menguasai 60 persen saham dan konsorsium China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd, sebesar 40 persen.

PSBI beranggotakan PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Di antara anggota konsorsium tersebut, KAI tercatat sebagai pemegang saham terbesar di KCIC dengan porsi 51,37 persen.

Purbaya menegaskan, setelah proses pengalihan rampung, seluruh saham BUMN di KCIC beserta pengelolaannya akan berada di bawah SMV Kementerian Keuangan, bukan lagi dikelola oleh KAI.

"(Nanti kepemilikan KCIC) di saya. Bukan (di bawah KAI lagi)," tandas Purbaya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya