Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 18:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan penguasaan sains dan teknologi menjadi kunci penting dalam menentukan masa depan serta kemajuan sebuah bangsa.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat bersama ratusan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Prabowo mengatakan bangsa yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi akan memiliki kemampuan untuk berkembang lebih cepat. 


"Jadi, bangsa yang mampu menguasai sains dan teknologi, bangsa itu akan maju dengan pesat. Kuncinya adalah sains dan teknologi," tegasnya.

Kepala Negara menilai Indonesia memiliki potensi besar berupa sumber daya manusia yang melimpah. 

Para ilmuwan dan talenta unggul harus terus dicari, dibina, diberi ruang berkembang, serta mendapatkan dukungan agar mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

"Kita butuh orang-orang pintar, banyak orang pintar. Saya ingat Profesor Habibie mengatakan, 'Oke, kita enggak usah takut. Satu persen saja orang pintar di Indonesia itu hampir tiga juta orang'," ujar Presiden. 

Prabowo lebih lanjut menegaskan cita-cita kebangkitan bangsa harus ditempuh melalui pendekatan rasional dan ilmiah. 

"Nah, kalau kita mendekati dengan cara scientific, cara rasional, jangan dengan cara lain daripada rasional, nanti kita akan keliru. Rasional, sains, mathematics, reality. Reality is science, reality is mathematics. Kalau kita mendekati dengan pola lain, itu sudah masuk ke ranah lain," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya