Berita

Polri memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya. (Foto: Dok. Polri)

Presisi

Perkuat SDM, Polri Optimalkan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui optimalisasi Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya yang dibentuk sejak 10 Maret 2026.

Memasuki fase operasionalisasi, pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi strategis antara Polri dan perguruan tinggi guna menghasilkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing.

Penguatan fungsi lembaga ini dibahas dalam pertemuan strategis Tim Asistensi Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Iwan Kurniawan dan jajaran civitas akademika Universitas Palangka Raya, Kamis, 6 Agustus 2026.


Pertemuan tersebut menandai pergeseran fokus lembaga dari pembentukan kelembagaan menuju implementasi program. Agenda riset akan diarahkan pada isu-isu strategis, seperti transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, manajemen bencana, hingga peningkatan pelayanan publik.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan, penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan langkah Polri membangun organisasi pembelajar (learning organization) dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan.

"Polri membutuhkan kehadiran kampus, begitu juga kampus membutuhkan ruang implementasi bagi hasil risetnya. Pusat Studi Kepolisian menjadi titik temu keduanya. Di sinilah ilmu pengetahuan bertemu pengalaman lapangan untuk melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat," ujar Dedi Prasetyo.

Menurut Jenderal Bintang Tiga tersebut, dinamika kejahatan berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi, kecerdasan artifisial, hingga perubahan iklim. Kondisi ini menuntut personel Polri memiliki kemampuan analisis kritis dan inovatif.

"Pusat Studi Kepolisian adalah ruang untuk membangun polisi yang cerdas. Hasil penelitian tidak boleh berhenti menjadi karya akademik, tetapi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan dan inovasi pelayanan. Reformasi Polri harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan," tegasnya.

Hingga Agustus 2026, Polri telah menjalin 79 Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sebanyak 38 kerja sama di antaranya telah ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan melahirkan 54 Pusat Studi Kepolisian di berbagai daerah.

Jejaring nasional ini dibangun sebagai ekosistem Police Science yang mendorong tiap pusat studi mengembangkan keunggulan riset sesuai karakteristik daerah masing-masing.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya