Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham AMD Anjlok 7 Persen, Investor Tunggu Bukti Nyata Ledakan AI

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham Advanced Micro Devices (AMD) menjadi salah satu saham teknologi yang paling tertekan di Wall Street pada perdagangan Rabu, 5 Agustus 2026, waktu setempat. 

Meski perusahaan membukukan kinerja yang kuat dan memberikan proyeksi pendapatan di atas ekspektasi pasar, investor nampaknya masih menunggu bukti bahwa besarnya investasi di bidang kecerdasan buatan (AI) mampu menghasilkan pertumbuhan yang lebih cepat.

Berdasarkan data perdagangan, saham AMD ditutup di 482,05 Dolar AS, turun 36,53 Dolar AS atau 7,04 persen dari penutupan sebelumnya di 518,58 Dolar AS. Sepanjang sesi perdagangan, saham sempat menyentuh level tertinggi 502,00 Dolar AS dan terendah 478,20 Dolar AS.


Di balik pelemahan saham tersebut, AMD sebenarnya menyampaikan prospek bisnis yang optimistis. CEO AMD Lisa Su mengatakan perusahaan memperkirakan pendapatan bisnis pusat data pada 2027 akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong permintaan infrastruktur AI yang terus melonjak.

"Kami memperkirakan pendapatan bisnis pusat data pada 2027 akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya," kata Su.

Su juga mengungkapkan permintaan terhadap sistem AI generasi terbaru Helios melampaui perkiraan awal. Menurutnya, AMD akan mulai mengirimkan produk tersebut pada kuartal ketiga dan meningkatkan pengiriman hingga kuartal keempat serta tahun depan. Perusahaan juga telah mengamankan kerja sama dengan sejumlah pelanggan besar, seperti OpenAI, Meta, Anthropic, dan Microsoft.

Kinerja keuangan AMD pun menunjukkan pertumbuhan yang solid. Pendapatan kuartal II mencapai 11,54 miliar Dolar AS, naik 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi rekor tertinggi perusahaan. 

Sementara itu, pendapatan bisnis pusat data melonjak 107 persen menjadi 6,7 miliar Dolar AS, mencerminkan kuatnya permintaan terhadap produk AI.

Meski demikian, pasar menilai ekspektasi terhadap bisnis AI AMD sudah sangat tinggi. Karena itu, proyeksi pertumbuhan yang disampaikan perusahaan dianggap belum cukup untuk meyakinkan investor bahwa investasi besar di sektor AI akan segera menghasilkan lonjakan laba. Sentimen tersebut membuat saham AMD menjadi salah satu pemberat sektor teknologi di Wall Street.


Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya