Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Tergelincir, Pasar Tunggu Hasil Pembicaraan Damai AS-Iran

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026, karena pelaku pasar mencermati perkembangan pembicaraan antara Iran dan Oman yang dinilai dapat membuka jalan bagi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Jika kesepakatan tercapai, kesepakatan tersebut berpotensi mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan sekaligus membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.

Pada awal perdagangan, harga minyak mentah Brent turun 37 sen atau 0,5 persen menjadi 79,08 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 53 sen atau 0,7 persen ke 74,69 Dolar AS per barel.


Meski harapan perdamaian meningkat, ketegangan di Timur Tengah belum sepenuhnya mereda. Iran memperingatkan bahwa jika kembali diserang oleh AS, mereka akan membalas dengan menargetkan infrastruktur energi di kawasan Teluk. 

Di sisi lain, kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah meluncurkan serangan rudal terhadap dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah dan Teluk Aden, meski klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh Arab Saudi.

Dari sisi pasokan, tekanan tambahan datang dari Amerika Serikat. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 2,5 juta barel menjadi 407 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Juli. Kenaikan tersebut berbanding terbalik dengan perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters yang sebelumnya memperkirakan stok justru turun sekitar 1,5 juta barel.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya